Langkah Indonesia Kreatif di Kampung Berseri Astra Kemiren

Reporter : Peni Widarti
Penampilan tari gandrung di Waroeng Kemarang Warung, Kalibendo Taman Suruh, Kec. Glagah - Banyuwangi. Foto : Peni Widarti

JATIMKINI.COM, PT Astra Internasional Tbk sebagai perusahaan multinasional di Indonesia tidak hanya fokus mengedepankan profit yang berasal dari berbagai sektor usaha otomotif, jasa keuangan, agribisnis, infrastruktur, dan teknologi informasi.

Sejak didirikan pada 1957, Astra juga tidak hanya menjadi salah satu penggerak perekonomian Indonesia, tetapi juga telah memberikan kontribusinya yang lebih luas khususnya bagi masyarakat desa melalui berbagai program, sejalan dengan Public Contribution Roadmap yang kini telah diperkuat dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations.

Baca juga: Tari Gandrung Tergerus di Era Digital

Salah satu program pemberdayaan yang pernah digencarkan Astra untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata dan budaya adalah pengembangan Kampung Berseri Astra Kemiren yang berada di Banyuwangi - Jawa Timur.

Sejak 2024, Astra telah memberikan pendampingan berkelanjutan kepada Kampung Berseri Astra Kemiren dengan berfokus pada 4 pilar utama yakni pendidikan, kewirausahaan, lingkungan, dan kesehatan. 

Pada pilar kesehatan, Astra berfokus pada peningkatan kesiapsiagaan dan layanan dasar melalui penyediaan peralatan darurat seperti kotak P3K, kursi roda, dan tandu lipat, serta penghargaan bagi kader kesehatan teladan dan kegiatan penemuan dini ibu hamil.

Dalam pilar pendidikan, Astra mendukung pengembangan sarana belajar bagi anak usia dini (PAUD) melalui penyediaan alat pembelajaran, buku cerita, kegiatan outing class, serta pelatihan kreativitas guru dan anak-anak.

Di pilar lingkungan, Astra mendorong penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pelatihan pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik serta pembangunan dua unit biogas rumah tangga yang mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan energi fosil. Kelompok sadar lingkungan juga dibentuk untuk memperkuat pengelolaan limbah non-organik serta pengurangan plastik sekali pakai di kawasan wisata.

Dalam pilar kewirausahaan, Astra membantu penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan unit usaha berbasis budaya lokal seperti toko oleh-oleh, paket wisata kuliner, serta promosi produk khas Osing dengan dukungan fasilitas usaha dan pelatihan pengelolaan bisnis.

Saat ini, terdapat 50 pemilik homestay dengan 92 kamar, 40 pelaku pasar lokal, dan 40 anggota POKDARWIS (kelompok sadar wisata) yang turut mengelola kegiatan pariwisata, pemandu, dan sanggar seni di desa. Setiap tahunnya, lebih dari 3.000 wisatawan dari Indonesia dan mancanegara berkunjung ke Kampung Berseri Astra Kemiren untuk menikmati budaya Osing yang autentik dan suasana desa yang asri.

Sementara itu, pendampingan lintas sektor ini menjadikan Kampung Berseri Astra Kemiren sebagai contoh nyata sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, dan keberlanjutan sosial yang kini diakui di tingkat global.

Melalui Kampung Berseri Astra Kemiren, kesenian Gandrung dan Barong yang selama ini menjadi salah satu wisata edukasi unggulan di Rumah Adat Osing pun kini telah menjadi daya tarik wisata edikatif di bawah pendampingan Astra.

Baca juga: FIF Beber Rahasia Keberhasilan Sektor Pambiayaan di Tahun 2025. Simak !

Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, semangat Astra dalam mengembangkan program Kampung Berseri Astra di Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk menyatukan gerak yang terus berdampak, serta untuk sejahtera bersama bangsa, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

“Kami berupaya mewujudkan kehidupan dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia melalui Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra. Dengan melibatkan penduduk secara langsung, kami ingin mengajak masyarakat untuk berinisiatif melakukan perubahan bersama untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Kampung Berseri Astra Kemiren di Desa Wisata Adat Osing Kemiren, Kabupaten Banyuwangi ini pun telah terpilih sebagai penerima Upgrade Programme of Best Tourism Villages by UN Tourism 2025,” ujarnya.

Pengakuan tersebut diumumkan dalam acara UN Tourism Best Tourism Villages Ceremony and Third Annual Meeting of the BTV Network yang diselenggarakan pada 17 - 18 Oktober 2025 di Anji, Huzhou, Zhejiang Province, Tiongkok. Dalam program ini, Kampung Berseri Astra Kemiren bersaing dengan 270 desa wisata pendaftar dari 65 negara di dunia.

“Melalui Upgrade Programme, perwakilan Kampung Berseri Astra Kemiren akan mendapatkan pendampingan dari tim ahli UN Tourism untuk memperkuat berbagai aspek pengelolaan, seperti tata kelola destinasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, digitalisasi promosi, serta strategi keberlanjutan lingkungan dan sosial,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Boy, rekomendasi dan hasil pendampingan ini akan menjadi dasar bagi desa untuk melanjutkan pengembangan menuju kategori Best Tourism Villages di masa mendatang.

Baca juga: Kuartal I 2025 , FIF Raih Laba Bersih Rp1,13 Triliun

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha dapat menciptakan dampak berkelanjutan bagi perekonomian lokal dan pelestarian budaya,” katanya.

Keberhasilan ini, tambahnya, menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan mampu menghasilkan dampak positif yang diakui hingga tingkat internasional.

“Astra akan terus berkomitmen untuk mendampingi desa-desa binaan agar mampu berkembang secara mandiri, inovatif, dan berdaya saing global,” imbuhnya.

 

 

Editor : Peni Widarti

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru