PLN UP2B Jawa Timur Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Safari Jurnalistik 2025

Reporter : Achmad Arif
Manager PLN UP2B Jawa Timur, Ahmad Murdani, memaparkan peran UP2B dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan Jawa Timur.

JATIMKINI.COM – Dalam upaya mempererat hubungan dengan media dan menyebarkan informasi positif tentang ketenagalistrikan, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Timur menggelar Safari Jurnalistik bertajuk “Menyalakan Sinergi, Mengalirkan Cerita yang Menginspirasi”, pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media di Surabaya dan Sidoarjo.

Manager PLN UP2B Jawa Timur, Ahmad Murdani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara PLN dan insan pers untuk memperkuat sinergi serta menyebarkan informasi yang edukatif kepada masyarakat mengenai sistem kelistrikan di wilayah Jawa Timur.

“Melalui Safari Jurnalistik ini, kami ingin membuka ruang dialog dan berbagi informasi mengenai bagaimana sistem kelistrikan di Jawa Timur dikelola agar masyarakat lebih memahami peran PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” ujar Murdani.

Dalam paparannya, Murdani menjelaskan bahwa bauran energi di wilayah Jawa-Madura-Bali (Jamali) saat ini masih didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan porsi sekitar 50–60%, disusul oleh gas bumi, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

“Secara keseluruhan, kontribusi energi terbarukan termasuk PLTP baru mencapai sekitar 9–11%. PLN terus berupaya meningkatkan porsi energi bersih untuk mendukung target Net Zero Emission pemerintah,” tambahnya.

Ahmad Murdani juga menjelaskan bahwa aliran daya atau ekspor-impor listrik antarwilayah merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sistem. Jawa Timur, misalnya, kerap menerima pasokan listrik dari Jawa Tengah yang memiliki surplus pembangkitan, seperti dari PLTU Batang, Adipala, dan Cilacap.

“Jawa Timur sendiri juga berperan sebagai penyuplai listrik ke Bali. Sistem ini harus dijaga keseimbangannya agar seluruh wilayah mendapatkan pasokan listrik yang andal,” ungkapnya.

Untuk mendukung efisiensi dan menekan Biaya Pokok Produksi (BPP), PLN UP2B Jawa Timur menerapkan berbagai strategi, mulai dari perencanaan pembangkitan yang efektif, pemanfaatan pembangkit dengan biaya rendah, hingga percepatan pemulihan gangguan.

“Target kami adalah menjaga agar BPP tetap di bawah harga jual listrik ke masyarakat. Namun, tantangan terbesar datang dari fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat, karena sebagian besar pembelian bahan bakar seperti batu bara masih menggunakan mata uang tersebut,” jelasnya.

Murdani menambahkan bahwa penguatan infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur menjadi fokus penting PLN. Beberapa proyek strategis seperti Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) di Waru, Alipuro, dan Bangil–Malang sedang dipersiapkan untuk memperkuat sistem, terutama di subsistem Paiton yang krusial bagi pasokan listrik ke Bali.

Selain itu, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menjadi peluang sekaligus tantangan bagi PLN. Dengan meningkatnya penggunaan motor dan mobil listrik, kebutuhan energi listrik juga akan meningkat signifikan.

“Tren kendaraan listrik membuka peluang besar bagi PLN untuk menjual listrik lebih banyak sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon. Namun, ini juga menuntut PLN untuk memiliki sistem prediksi beban dan perencanaan yang lebih adaptif,” kata Murdani.

Melalui Safari Jurnalistik ini, PLN UP2B Jawa Timur berharap kolaborasi antara PLN dan media dapat terus menyala, menghadirkan informasi yang inspiratif, dan menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya transisi energi bersih.

“Sinergi ini bukan hanya tentang berbagi data, tetapi tentang mengalirkan cerita yang menginspirasi untuk masa depan energi Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Murdani.

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru