JATIMKINI.COM, Aktivitas ekomomi di Gerbangkertasusila meningkatkan volume penumpang kereta api semester satu 2026. Berdasarkan catatan Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya pertumbuhan penumpang mencapai 8 persen.
Sepanjang semester I/2026, KAI Daop 8 Surabaya mencatat seat load factor atau keterisian tempat duduk mencapai 6.419.803. Angka ini naik sekitar 8 persen secara tahunan atau year on year yang terealisasi 5.947.731 penumpang.
Tumbuhnya volume penumpang disambut positif sebagai cerminan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api. Selain itu, aktivitas ekonomi di Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan) turut mendongkrak akutan penumpang.
“Kondisi ini mendorong kebutuhan sistem transportasi publik, untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang dinamis,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Senin (6/7/2026).
Ia menambahkan bahwa kawasan Gerbangkertosusila sebagai pusat ekonomi, industri, perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata turut memperbesar kebutuhan transportasi massal yang menghubungkan antardaerah.
Di satu sisi, momentum Ramadan dan Angkutan Lebaran 2026 turut berkontribusi terhadap peningkatan volume penumpang kereta api. Momen mudik, silaturahmi, maupun mengunjungi spot pariwisata turut menaikkan seat load factor kareta api.
Berdasar data dari KAI Daop 8 sepanjang semester satu 2026, 3.204.334 penumpangg berangkat. Sedangkan sisanya, atau 3.215.469 merupakan pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah KAI Daop 8 Surabaya.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan operasional, mempertahankan ketepatan waktu, meningkatkan kualitas layanan, serta akan terus menghadirkan berbagai inovasi,” pungkas Mahendro.
Editor : Rochman Arief