PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Bangkalan, Reaksi Gubernur Jatim Begini..

jatimkini.com

Pemadaman listrik secara bergilir yang dilakukan PT PLN di Kabupaten Bangkalan, Madura di akibatkan gangguan penghantar penyaluran listrik berkekuatan 150 kV Ujung - Bangkalan. Guna menormalkan kondisi tersebut, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengimbau pada masyarakat agar lebih hemat dalam mengkonsusmsi listrik teruma di sektor rumah tangga dan industri. Hal ini, bertujuan untuk mengurangi dampak pemadaman yang terjadi beberapa hari lalu.

"Pemadaman ini tentunya di luar keinginan kita, namun hal ini harus kita maklumi karena ini terkait masalah teknis. Mohon masyarakat dapat bersabar. Dengan mengurangi beban pemakaian listrik tentunya kita harapkan daya listrik yang ada sekarang bisa mencukupi dan tidak perlu melakukan pemadaman di wilayah yang luas lagi," pesan Khofifah sela-sela kunjungan kerjanya di Kab. Bangkalan, Senin kemarin

Baca juga: Terpilihnya Khofifah Indar Parawansa Dan Emil Elestianto Jatim Potensi Jadi Pusat Perdagangan. Ini Kata Pakar

Lebih lanjut wanita nomer satu di Jatim ini menjelaskan, kejadian pemadaman listrik secara bergilir di Bangkalan. Pihaknya, telah melakukan melakukan koordinasi dengan pihak PLN UIDJatim dan PLN UIT JBM. Berdasarkan informasi dari PLN, pihak PLN berupaya keras mengatasi masalah pemadaman listrik ini dan tengah dilakukan penormalan.

Dikatakan pula, PLN saat ini melakukan pembagian beban atau pemadaman bergilir di Pulau Madura. Namun, PLN akan memberikan support genset mobile untuk pondok pesantren dan tempat ibadah yang menyelenggarakan acara peringatan Isro Mi'roj. Sejumlah total 73 unit genset dengan kapasitas 4367,60 kVA dari Jakarta Raya, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Baca juga: Energi Terbarukan, Modal Kolaborasi PLN Masa Depan

"Dari kekurangan beban sebesar kurang lebih 40MW akan dinyalakan secara bertahap secepat mungkin. PLN juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat akan ketidaknyamanan ini. Jadi sekali lagi mohon agar masyarakat Madura dapat bersabar dan kita doakan semoga proses pemulihan dapat segera tercapai 100 persen," kata Khofifah.

Sementara itu, pejabat PLN UIDJatim sendiri hingga saat ini belum memberi keterangan secara resmi terkait pemadaman listrik secara bergilir di wilayah Kabupaten Bangkalan.

Baca juga: Bantuan Listrik PLN, Sejahterakan Rakyat

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru