Wali Kota Malang Sutiaji membuka operasi pasar murah di pelataran gedung Kartini Malang, Jawa Timur, Senin (10/4).
Ia menyapa ramah para pelaku UMKM bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Dalam gelaran itu, kepala daerah memastikan stabilisasi harga dan ketersediaan stok bahan pangan dalam keadaan aman terkendali.
Keduanya mengunjungi 47 stan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang Widayati Sutiaji dan Ketua I TP PKK Kota Malang Elly Sofyan Edi. Termasuk Ketua Dharma Wanita Kota Malang Yuni Erik Setyo.
Mereka berdialog dengan pelaku UMKM dan pembeli. Bahkan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Samsun Hadi dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sugiarto Kasmuri ambil bagian turut berbelanja produk UMKM.
Para pembeli pun berjubel, mereka berbelanja kebutuhan pokok dengan harga miring komplet dengan subsidi.
"Ada yang subsidi seribu, dua ribu, rerata lima sampai sepuluh ribu. Kecuali yang stan panci itu, subsidinya ratusan persen. Harga pancinya serba sepuluh ribu. Ini memang untuk berbagi," tegas Wali Kota Malang Sutiaji.
Alhasil, OP murah ini cukup membantu warga sekaligus berkah bagi UMKM. Pasalnya, OP berlangsung di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas yang tak terbendung selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
Selain berbelanja, warga menukarkan uang pecahan di Bank Indonesia.
Baca juga : Sahabat UMKM Kota Malang Percepat Usaha Mikro Naik Kelas
"Pasar murah ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat, pengendalian inflasi dan memastikan stok bahan pokok terpenuhi," ucapnya.
Sutiaji menekankan masyarakat tidak perlu panik beli karena stok tersedia. Harga pun terkendali di antaranya beras, telur, daging, minyak goreng dan sayur mayur. Upaya stabilisasi harga diperkuat lantaran tim pengendalian inflasi daerah intens berkoordinasi. Tim menggelar rapat saban pekan guna mengontrol fluktuasi harga.
"Sembako tercukupi sehingga tidak perlu panic buying," katanya.
[caption id="attachment_5658" align="alignnone" width="300"]
Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi membeli produk UMKM.[/caption]
Sementara itu Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan operasi pasar murah menyambut Lebaran ini sekaligus stabilisasi harga dan memastikan stok pangan dalam kondisi aman.
"Kita kolaborasi dengan berbagai instansi. Pasar murah ini untuk mengurangi kerumunan di satu titik. Sembako dijual di bawah harga pasar seperti beras, telur, daging, minyak goreng dan sayur mayur. Bahkan ada yang menjual dalam bentuk paket sembako," ujarnya.
Editor : Redaksi