JATIMKINI.COM, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat tren perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Jatim selama Juni 2025 mencapai 18,7 juta perjalanan atau meningkat 10,15% dibandingkan Mei 2025.
Kepala BPS Jatim, Zulkipli memaparkan peningkatan perjalanan wisnus di Jatim ini selaras dengan momentum libur Iduladha yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, serta terselenggaranya sejumlah agenda budaya berskala lokal dan nasional.
Baca juga: Hong Kong Tarik Peluang Kedatangan Wisatawan Indonesia di HKTB Trade & Media Luncheon Surabaya
“Beberapa destinasi unggulan mencatat lonjakan kunjungan, seperti Telaga Sarangan di Magetan yang dikunjungi lebih dari 24.000 orang, kemudian Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang menerima lebih dari 9.000 wisatawan selama libur Iduladha," katanya dalam paparan BRS, Jumat (1/8/2025).
Ia melanjutkan, beberapa daerah juga turut menghadirkan promosi khusus, seperti Lamongan yang menawarkan diskon masuk bagi pengunjung selama periode liburan.
Selain itu, gelaran budaya seperti Festival Reog Ponorogo dalam rangka Grebeg Suro 2025 dan Eksotika Bromo 2025 yang menjadi ruang pertemuan lintas budaya juga turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan aktivitas pariwisata di Jatim.
"Peningkatan tren perjalanan wisnus ini berdampak pada kinerja Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di Jatim yang meningkat. Untuk TPK hotel bintang pada Juni 2025 sebesar 51,81% atau naik 2,55 poin dibandingkam Mei 2024," jelasnya.
Kenaikan TPK hotel bintang yang terbesar terjadi di Tulungagung naik 14,37 poin, Bojonegoro 7,23 poin, dan Jombang 6,50 poin.
Meski secara bulanan tren perjalanan wisnus di Jatim meningkat, tetapi jika dibandingkan Juni 2024, tren perjalanan wisnus pada Juni 2025 mengalami penurunan 5,95%. Penurunan tampak terjadi di beberapa kota/kabupaten akibat efisiensi anggaran pemerintah seperti di Kota Batu. Serta adanya pemangkasan sejumlah kegiatan wisata sebagai bentuk penyesuaian anggaran daerah.
Baca juga: Penumpang Angkutan Laut Semester Satu Fluktuatif, DLU Jelaskan Penyebabnya
"Kondisi ini berpotensi mengurangi eksposur internasional serta daya tarik wisatawan mancanegara (Wisman)," tambah Zulkipli.
Selain disokong wisawatan nusantara, kinerja pariwisata Jatim juga didukung oleh kedatangan wisatawan mancanegara yang tercatat mencapai 34.092 kunjungan atau naik 2,04% dibandingkan Mei 2025. Bahkan naik 36,92% jika dibandingkan Juni 2024.
Secara kumulatif di semester I/2025 (Januari - Juni), tren kunjungan wisman ke Jatim telah mencapai 149.272 kunjungan atau meningkat sebanyak 227 kunjungan dibandingkan semester I/2024 yang tercatat 149.045 kunjungan.
Baca juga: Penurunan Harga Komoditas Hortikultura Picu Deflasi Jatim -0,34%
Editor : Peni Widarti