JATIMKINI.COM – Dalam momentum peringatan Hari Kartini, para Srikandi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan mengoptimalkan pelayanan pelanggan. Semangat emansipasi dan perjuangan RA Kartini tercermin jelas dalam kiprah perempuan-perempuan tangguh di sektor ketenagalistrikan ini.
Di loket pelayanan, Srikandi PLN tampil anggun dalam balutan kebaya, memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Kegiatan ini berlangsung di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Indrapura dan ULP Tandes, menampilkan semangat dan profesionalisme perempuan PLN dalam mengedepankan budaya lokal tanpa mengurangi kualitas layanan.
Baca juga: PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Manager ULP Indrapura, Atik Mardiyani, bahkan turut memimpin langsung kegiatan lapangan dengan melakukan supervisi keandalan jaringan di Jalan Sindoro, Surabaya. Sementara itu, dua Srikandi PLN lainnya, Angge Liliansari dari ULP Indrapura dan Fitri Yuniarsih dari ULP Tandes, melaksanakan kegiatan P2TL (Pemeriksaan dan Pengawasan Tenaga Listrik) terhadap pelanggan dengan daya di atas 41.500 VA. Hal ini untuk memastikan keamanan pemakaian listrik sekaligus menjaga mutu layanan tetap optimal.
“Semangat Kartini ini menjadi momentum bagi para Srikandi PLN untuk menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam sektor ketenagalistrikan. Pelayanan terbaik bisa diberikan kapan pun, dengan semangat, ketegasan, dan tetap menjunjung nilai budaya,” ujar Atik Mardiyani.
Tak hanya di Surabaya, semangat ini juga terasa di berbagai wilayah lain. Di Banyuwangi, Srikandi PLN aktif menangani layanan pelanggan dispatcher 20 kV hingga teknis lapangan. Di Bojonegoro, mereka turut serta dalam kegiatan rabas pohon demi menjaga jarak aman jaringan listrik, serta melakukan sosialisasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat.
Baca juga: Kampung Lali Gadget Antarkan PLN Jatim Raih Nusantara CSR Awards 2025
Warga diimbau agar menjaga jarak aman minimal 3 meter antara vegetasi dan jaringan listrik, serta melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile.
“Pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik bukan hanya mencegah gangguan pasokan, tetapi juga menyangkut keselamatan ketenagalistrikan. Kami ingin masyarakat lebih sadar akan risikonya,” jelas Shinta Febriana, salah satu Srikandi PLN.
Baca juga: PLN Dukung Net Zero Emission di Surabaya Lewat Penanaman 100 Pohon Produktif
Apresiasi tinggi datang dari General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, yang menyatakan kebanggaannya atas kontribusi aktif perempuan PLN.
“Peran aktif Srikandi PLN pada Hari Kartini ini adalah perwujudan komitmen PLN dalam memberi pelayanan terbaik dan memberdayakan perempuan di sektor energy,” pungkas Ahmad.
Editor : Redaksi