x
x

BPJS Ketenagakerjaan Beber Inovasi Anyar, Bisa Pangkas Warga Miskin

JATIMKINI.COM, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur menciptakan inovasi baru dalam pemberian layanan kepada pekerja. Inovasi yang diciptakan adalah keterbukaan informasi publik berbasis data.

Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur BPJS Ketenagakerjaan, Hadi Purnomo menjelaskan layanan ini sudah diperkenalkan sejak 17 Juli lalu. Saat ini pihaknya akan terus melakukan penetrasi untuk memangkas ketertinggalan kepesertaan penerima mafaat.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri, butuh stakeholder untuk mencapai target yang ditetapkan Bu Gubernur (Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa), yakni 50 persen dari total pekerja di Jatim,” kata Hadi Purnomo, saat dijumpai di Surabaya, Rabu (8/11/2023) sore.

Sejauh ini peserta penerima manfaat baru 32 persen dari total 15,9 juta pekerja di Jatim yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penetrasi dengan melibatkan stakeholder diharapkan bisa memenuhi target hingga akhir tahun.

Menurut Hadi inovasi ini bisa diakses melalui website Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ke depan pemerintah bisa memanfaatkan data untuk mengambil kebijakan, atau pelaku usaha dalam meningkatkan investasi.

“Kami menyadari pentingnya data guna membangun komunikasi, baik dengan pemerintah, pelaku usaha maupun serikat pekerja. Harapan lain untuk memudahkan menciptakan cluster di tiap daerah maupun jenis usaha,” Hadi menjelaskan.

Goal jangka panjang lainnya memutus potensi kemiskinan baru. Di dalam manfaat terdapat beasiswa kepada ahli waris, maksimal dua. Adapun beasiswa bisa diberikan sejak TK sampai perguruan tinggi.

“Jaminan bisa diberikan kepada pekerja yang mengalami kecelakaan, meski baru sehari terdaftar sebagai penerima manfaat,” tegas Hadi.

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan tanggungan kepada peserta yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Bisa juga memberi santunan Rp1 juta per bulan selama setahun apabila mengalami kecelakaan kerja. Dengan syarat peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa menunjukkan rekomendasi istirahat dari dokter.

BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim telah menyalurkan Rp4,7 triliun dari total 408.995 klaim sampai Oktober 2023. Jumlah itu meliputi Jaminan Hari Tua (JHT) 340.361 kasus, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 30.731, Jaminan Kehilangan Pekerjaa (JKP) 20.382, Jaminan Pensiun (JP) 9.814, dan Jaminan Kematian (JKM) 7.707.

Adapun beasiswa yang telah digelontorkan mencapai Rp51,2 miliar dari 16.010 anak di Jatim. Dari sisi jumlah, penerima beasiswa SD menjadi yang terbesar dengan 4.921 anak dengan nilai Rp5,9 miliar. Dari sisi nilai, klaster perguruan tinggi menerima beasiswa Rp30 miliar dari 3.211 mahasiswa.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur