Tahun Ini FIF Group Kembali Beri Dana Bergulir Pada Pelaku UMKM. Ini Jumlahnya

Sesi foto bersama saat seremoni Penyaluran Dana Bergulir FIFGROUP Tahap 2 pada Selasa, 29 Agustus 2023 melalui zoom meeting. (Foto : FIF Group for Jatimkini.com )

JATIMKINI.COM, PT Federal International Finance (FIF GROUP), sebagai salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk (Astra) mulai memberi kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yakni, dengan Penyaluran Dana Bergulir pada 734 UMKM di tahun 2023 ini.

Dalam keterangan resminya, Environment Health Safety, Social Responsibility (EHSSR) & Sustainability Management Department Head, Charles DW Simaremare mengatakan, negara Indonesia memiliki pasar potensial bagi perkembangan produk dan jasa. Pasar yang cukup potensial ini membuka peluang yang besar dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi bumi pertiwi, salah satunya yaitu peranan dan kehadiran UMKM di Indonesia.

Charles menyebutkan, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, pada tahun 2022 terdapat 65,4 juta UMKM di Indonesia yang mana telah mempekerjakan 114,7 juta orang atau sekitar 56 persen dari tenaga kerja di Indonesia. Selain itu, UMKM juga memberikan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB negara, dan juga menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 95 persen dari total angkatan kerja di Indonesia.

”Penyaluran ini dibagi dalam 3 tahap, tahap 1 di bulan Mei 2023 sebanyak 340 UMKM, tahap 2 di bulan Agustus 2023 sebanyak 260 UMKM, dan tahap 3 di bulan November 2023 sebanyak 134 UMKM,” kata Charles

Lebih lanjut Charles mengatakan, bantuan modal pada program dana bergulir tahap 2 ini berasal dari Dana Sosial Syariah FIF GROUP, yang berfokus pada pengembangan UMKM, yaitu pemanfaatan dan penyaluran dana sosial syariah yang tepat serta efektif kepada masyarakat dengan mengedepankan transparansi.

Bantuan tersebut merupakan pinjaman tanpa bunga yang diharapkan dapat meringankan beban serta membantu memajukan UMKM dengan baik. Pada tahun 2023 ini, sekitar Rp3 miliar disalurkan kepada 734 UMKM di 243 cabang FIF GROUP se-Indonesia.

Dikatakan pula, bahwa perjalanan UMKM binaan FIF GROUP bermula sejak 2016 dengan 26 UMKM dengan nominal bantuan Rp 65 juta, kemudian dilanjutkan berurutan di 2017 terdapat 35 UMKM dengan nominal bantuan Rp124,5 juta, 2018 terdapat 67 UMKM dengan nominal bantuan Rp152,5 juta, 2019 terdapat 97 UMKM dengan nominal bantuan sebesar Rp298 juta, 2020 terdapat 54 UMKM dengan nominal bantuan Rp206,5 juta, 2021 terdapat 524 UMKM dengan nominal Rp1,4 miliar, dan di tahun 2022, sebanyak 600 pelaku UMKM yang terdampak dengan total nominal dana yang digulirkan sebesar Rp2 miliar. Sehingga total dana yang digulirkan sejak 2016-2022, lebih dari Rp4,3 miliar kepada 1.403 pelaku UMKM.

“Dan tidak hanya bantuan dana tanpa bunga yang akan diterima oleh pelaku UMKM, melainkan terdapat juga pelatihan serta pendampingan dalam rangka meningkatkan pengetahuan terkait usaha yang dijalankan, dalam setahun ke depan,” ujarnya

Dalam rangka menjaga keberlangsungan program ini lanjut Charles, pihaknya   terus memantau tingkat kesehatan UMKM dengan index current rate, yaitu persentase kelancaran pengembalian dana yang dibayarkan tidak melebihi tanggal jatuh tempo pada bulan berjalan.

Sementara untuk target current rate Charles mengungkapkan, pihaknya menargetkan current rate sebesar 93,5 persen, dan pencapaian UMKM FIFGROUP sejak awal 2023, berada di angka 98,91 persen.

“Artinya hampir seluruh UMKM ini sehat dan berkomitmen untuk mengembalikan dana bergulir dengan tingkat pengembalian yang tinggi, sehingga program Dana Bergulir ini bisa terus dilanjutkan ke tahun berikutnya,” pungkasnya

 

Berita Terkait