x
x

Walikota Malang Gelar Pertemuan Bersama Rektor Antisipasi Gangguan Keamanan

Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, menggelar pertemuan melibatkan forum rektor dan forum koordinasi pimpinan daerah guna menciptakan suasana aman dan kondusif.

Pertemuan itu menyikapi kasus kematian seorang mahasiswa asal Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akibat insiden pertikaian.

Imbas dari peristiwa itu membuat gejolak dan memantik reaksi masyarakat dan netizen. Karena itu, persoalan ini cepat diselesaikan melibatkan berbagai pihak.

"Saya mau mengumpulkan orda (organisasi daerah), rektor dan forkopimda (forum koordinasi pimpinan daerah)," tegas Wali Kota Malang Sutiaji, Senin (26/6).

Menurut Sutiaji, pertemuan untuk menyelesaikan dampak dari persoalan yang melibatkan mahasiswa. Selain itu, ia mengajak semua pihak menjaga kondusivitas.

"Itu juga anak-anak kita, kita bina," katanya.

Sejauh ini, lanjutnya, masyarakat merawat sikap tenggang rasa dalam berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah. Warga mengembangkan sikap menghargai dan menghormati perasaan orang lain meski multietnik dalam kehidupan bermasyarakat.

"Masyarakat sudah dengan tepo seliro (tenggang rasa) sangat tinggi. Sehingga masyarakat kita harus memaklumi," ujarnya.

Di sisi lain, para mahasiswa dari berbagai daerah juga diminta mengembangkan budaya yang baik sehingga turut memelihara hubungan harmonis bersama masyarakat setempat. Sejauh ini, Sutiaji terus melakukan koordinasi untuk mewujudkan situasi aman dan kondusif.

"Pagi sampai dini hari juga kita lakukan," tuturnya.

Seorang mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang meninggal dunia akibat ditikam seseorang di sebuah kafe, Minggu (25/6) dini hari. Kasus ini sudah ditangani polisi.

Kasus kematian seorang mahasiswa memantik reaksi mahasiswa lainnya yang ingin mencari pelaku sehingga mendapatkan sorotan warga. Akhirnya, Pemkot Malang gerak cepat melakukan berbagai upaya guna mencegah konflik sosial. (R1)

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur