x
x

Kisah Sukses Sang Walikota

Wali Kota Malang Sutiaji mengisahkan perjalanan hidup sampai akhirnya meraih kesuksesan. Kisah itu ia bagikan pada starup muda yang berkumpul di gedung Malang Creative Center (MCC), Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (25/5).

Sutiaji menyatakan bisa sampai memimpin kota dimulai dari nol alias zero. "Saya starup memulai dari nol sebagai pelaku UMKM," tegas Sutiaji.

Romantisme perjalanan hidup 39 tahun lalu, ia bagikan ketika dirinya masih kuliah pada 1984.

"Orangtua mengasih saya uang Rp600.000 untuk membeli motor, padahal harga motor Rp625.000. Jadi, yang Rp25.000 cari sendiri," katanya.

Sutiaji yang mandiri mengajar mengaji sampai akhirnya bisa membeli motor Astrea. Namun, motor kesayangan satu-satunya itu tak bertahan lama lantaran ia jual untuk modal usaha. Saat itu, lanjutnya, keadaan serba susah. Ia memutuskan banting setir dari guru mengaji menjadi pengusaha. Usaha ia rintis dengan membuka toko.

"Saya jual motor laku Rp575.000 untuk usaha toko dan agen minyak tanah," ujarnya.

Dengan modal yang pas-pasan, tempat usaha dengan mengontrak rumah warga. Kosumennya warga dan mahasiswa.

"Di samping rumah kontrakan ada tanah kosong. Tanah itu saya buat agen minyak tanah. Tanah kosong sebelahnya saya pakai untuk tanfiziah mengajari mengaji anak-anak," ucapnya.

Usaha pun berjalan sampai akhirnya menemukan peluang dari hobi badminton yang membutuhkan banyak kok. Bola permainan bulu tangkis itu dibutuhkan setiap berolahraga. Lalu, ia membuat pabrik shuttlecock. Termasuk mendesain kemasan kok menarik yang inovatif.

"Saya punya pabrik mencetak kok sendiri. Bahan bulu angsa impor dari China. Tahun 1998, nilai impor sudah mencapai Rp7 miliar," ucapnya.

Menurut Sutiaji, meraih kesuksesan sebagai pengusaha sampai akhirnya menjadi Wali Kota Malang bukan secara tiba-tiba. Prosesnya butuh waktu dan kerja keras dengan spirit pantang menyerah.

"Kesuksesan itu bagaimana kita bisa menangkap peluang dengan baik beserta melaksanakan strategi," imbuhnya.

Karena itu, ia menyemangati para starup muda terus bersemangat.

"Katakan pasti bisa pada diri kalian wahai anak-anakku. Niatkan jangan pernah menyerah. Kita harus menang pada diri sendiri," tuturnya.

Niat dengan dibarengi berpikir positif untuk kebaikan. Lalu, Sutiaji membacakan hadis qudsi.

"Aku bersama prasangka hambaku dan Aku akan selalu bersamanya."

Sutiaji menekankan pada generasi muda bangsa jangan pernah bilang tidak mungkin karena hal itu merupakan prasangka. Sebagai starup, lanjutnya, harus bilang pasti bisa.

Sutiaji pun menerangkan hakikat Al-Qur'an Surat Al-'Asr. "Orang akan merugi kecuali yang mempunyai cita-cita, keyakinan, idealisme dan strategi. Dan, kita jangan sombong juga jangan menutup diri. Maka, teruslah belajar. Jangan merasa orang di samping Anda itu pesaing agar tidak menambah beban apalagi musuh," pungkasnya.

Sutiaji berpesan, waktu terus berjalan. Karenanya, jangan pernah menunda untuk berbuat kebaikan dan saling berbagi.

"Begitu kita punya keinginan, catat dan realisasikan."

Berita Terbaru
Kamis, 10 Jul 2025 10:24 WIB

ASEAN Perkuat Sentralitas dan Solidaritas Menuju Visi 2045 di AMM ke-58 Kuala Lumpur

Sentralitas ASEAN, koordinasi, kolaborasi dan solidaritas antara kebijakan luar negeri dan ekonomi mewujudkan "Visi ASEAN 2045 : Masa Depan Kita Bersama"
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.