x
x

Kebut Perbaikan Jalan

Persoalan jalan berlubang menjadi perhatian publik. Medsos mendadak riuh lantaran warganet menyoroti banyaknya jalan rusak di berbagai daerah. Persoalan itu pun viral.

Netizen mengkritisi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik, salah satunya soal infrastruktur jalan. Bahkan, Presiden Joko Widodo melihat langsung kondisi jalan di Provinsi Lampung dan Provinsi Jambi, lalu cepat melakukan upaya penanganan.

Di Kota Malang, publik dan dewan turut menyoroti jalan yang rusak dan persampahan. Pemkot Malang responsif dalam memberikan pelayanan. Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan sudah melakukan penanganan sesuai harapan publik dan dewan.

"Sudah-sudah, semua tidak ada masalah," tegas Wali Kota Malang Sutiaji, Kamis (11/5).

Sutiaji menjelaskan persoalan banjir juga sudah ditangani. Prosesnya sampai 2028 dengan target Kota Malang bebas banjir sesuai masterplan drainase. Anggarannya Rp1,8 triliun secara bertahap tahun 2023-2028. Berbagai upaya itu sejalan dengan mengurai kemacetan lalu lintas dengan merancang pembangunan di lingkar timur dan lingkar barat.

Sejauh ini, upaya perbaikan jalan sudah dikebut dan direalisasikan. Di antaranya, Jalan Pasar Gadang, Jalan Untung Suropati, Jalan Muharto, Jalan Raya Langsep, Jalan Kauman, Jalan Tangkuban Perahu, Jalan Bromo, Jalan Semeru, Jalan Wilis, Jalan Ade Irma, Jalan Candi Mendut, Jalan Candi Mendut Panggung, Jalan M Wiyono, Jalan Retawu, Jalan Bondowoso, Jalan Veteran, Jalan Sumbersari, Jalan Gajayana dan Jalan Sumpil Gang 2.

Termasuk Jalan Galunggung, Jalan Danau Toba, Jalan KH Malik, Jalan Bandulan, Jalan Ki Ageng Gribig. Sampai kini, proses perbaikan jalan berlubang masih berlanjut. Setidaknya 70 ruas jalan sudah masuk perbaikan dan peningkatan pembangunan.

Tuntaskan persampahan

Selain menyelesaikan persoalan jalan rusak dan berlubang, Pemkot Malang menuntaskan persoalan persampahan. Sampah menyebabkan berbagai persoalan, yaitu kesehatan, lingkungan dan banjir. Persoalan sampah selain soal penanganan juga kesadaran.

Pemkot Malang sudah melayani melalui program persampahan. Di sisi lain, kesadaran masyarakat dibutuhkan agar membuang sampah di tempat sampah. Bila membuang sampah tidak pada tempatnya, dampaknya akan menyumbat drainase dan sungai sehingga menimbulkan banjir dan mengganggu kesehatan.

Berbagai upaya penanganan jalan rusak, perbaikan dan normalisasi drainase serta persampahan rutin diupload di medsos sebagai bagian untuk memberikan informasi kemajuan pelayanan publik. Tim Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Malang rutin membersihkan sampah yang menyumbat drainase. Operasi pembersihan di Bandulan, drainase Jalan Sonokeling Kelurahan Ciptomulyo, pertigaan Jalan dr Sutomo-Jalan Diponegoro Klojen dan Jalan Raya Langsep.

Baru-baru ini, normalisasi Kali Sonikeling di Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun. Kepala Seksi Sarpras Kecamatan Sukun, Mien Herawati menyatakan pembersihan sampah sudah membeningkan kembali air sungai dari sebelumnya tersumbat sampah.

Sementara itu, Koordinator Tim GASS Hary Widodo akrab disapa Bang Beng mengatakan normalisasi juga menyentuh Jalan Janti Selatan, Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun dan jalan Bylira kecamatan Lowokwaru. Persoalan persampahan yang menyumbat drainase akibat pola buang sampah yang tidak baik.

"Ya, faktanya begitu. Gimana lagi, berulang kali diinfokan dan diingatkan, tapi ya tetap pula jadi makanan rutin kami (tim GASS)," ujarnya.

Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi kecepatan dalam menangani jalan rusak, persampahan dan normalisasi drainase.

"Semoga tim selalu diberi kekuatan dan kesehatan, serta saya ajak, saya minta kepada warga yang mungkin belum sadar, agar tidak membuang sampah sembarangan dan mari kita jaga lingkungan kita dengan sebaik baiknya," pungkas Sutiaji mengimbau masyarakat turut menjaga dan merawat Kota Malang.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur