JATIMKINI.COM, Musim giling tebu 2026 membawa kabar gembira bagi petani tebu mitra PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Panen yang terserap optimal di Pabrik Gula (PG) Mojo, Sragen, tak hanya menjaga pasokan gula nasional, tapi juga memberi keuntungan nyata bagi petani.
Seiring berjalannya musim giling, produktivitas tanaman, kualitas tebu, serta kelancaran tebang dan angkut menjadi faktor yang mendongkrak penerimaan petani tahun ini.
Salah satunya dirasakan Wiji Hariyanti, petani mitra SGN asal Desa Japoh. Ia mengaku bersyukur atas hasil giling tahun ini.
"Alhamdulillah, hasil giling tahun ini cukup baik. Tebu yang kami tanam bisa digiling dan hasilnya juga memberikan semangat bagi kami untuk terus menanam tebu. Mudah-mudahan musim berikutnya hasilnya semakin baik," ujar Wiji.
Hal senada disampaikan Ali Sunawang, petani mitra dari Desa Jekawal. Menurutnya, kepastian penyerapan tebu oleh pabrik menjadi kunci keberlanjutan usaha tani.
"Bagi kami petani, yang penting tebu bisa terserap dengan baik sehingga hasil yang kami peroleh juga bisa menjadi penyemangat untuk musim berikutnya. Bagi hasil antara petani dan pabrik juga memuaskan, sehingga kami semakin yakin untuk meningkatkan budidaya tebu kami," kata Ali.
Corporate Secretary PT Sinergi Gula Nusantara, Yunianta, menegaskan petani adalah mitra strategis perusahaan. Keberhasilan giling 2026 tidak lepas dari peran petani.
"Petani merupakan bagian penting dalam perjalanan industri gula. Hasil yang baik pada musim giling 2026 tentu menjadi kabar positif bagi kita bersama. Kami berharap kerja sama yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga produktivitas meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan," ujar Yunianta.
Yunianta menambahkan, SGN terus menjaga sinergi dengan petani, mulai dari budidaya hingga proses tebang, muat, dan angkut tebu ke pabrik.
Musim giling 2026 ini menjadi momentum memperkuat kepercayaan antara SGN dan petani mitra, khususnya di sekitar PG Mojo. Dengan dukungan budidaya yang makin baik dan penyerapan yang optimal, kemitraan diharapkan tumbuh berkelanjutan demi kesejahteraan petani sekaligus memperkuat langkah menuju swasembada gula nasional.
Editor : Peni Widarti