JATIMKINI.COM, Jurnalis Dewan Kota Surabaya (JUDES) melaksanakan rapat kick off terkait memperingati HUT Indonesia merdeka ke 81. Semangat dan guyup rukun saling menumpahkan gagasan untuk memeriahkan tujuhbelasan.
Aneka lomba yang akan diperebutkan juaranya untuk kalangan Gedung DPRD itu berlangsung dinamis dan penuh kedewasaan dalam berorganisasi. Interupsi dan protes keras adalah hal yang biasa dalam alam demokrasi. Ujungnya , menghasilkan kesepakatan bersama.
Rapat yang dihadiri seluruh panitia dan koordinator bidang tersebut tidak sekadar membahas aspek seremonial. Di balik persiapan yang dilakukan, JUDES berupaya membangun momentum peringatan kemerdekaan sebagai sarana memperkuat solidaritas antar sesama jurnalis yang sehari-hari menjalankan fungsi kontrol sosial di lingkungan legislatif Kota Surabaya.
Ketua Pelaksana HUT Ke 81 RI JUDES, Bambang Hadi Marwanto, dari media lensaparlemen.id menegaskan bahwa rapat evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan koordinasi antar panitia agar berjalan efektif. Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh konsep acara, tetapi juga oleh komunikasi dan kekompakan seluruh unsur yang terlibat.
"Melalui rapat ini kami mengevaluasi progres masing-masing koordinator, menyelesaikan berbagai kendala yang masih dihadapi, serta menyusun langkah-langkah lanjutan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana. Kekompakan dan koordinasi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan HUT Ke 81 RI," kata Bambang usai rapat di press room DPRD Surabaya, Rabu (22 Juli 2026).
Tak hanya berisi kegiatan kompetitif, panitia juga menyiapkan ruang diskusi yang mengangkat isu-isu strategis. Forum Diskusi JUDES akan dipimpin Hermawan Priyono dengan menghadirkan sembilan sesi pembahasan bertema kebangsaan, jurnalistik, dan perkembangan sosial yang relevan dengan tantangan era digital.
Salah satu tema yang telah dipastikan masuk dalam agenda adalah "Menjaga Persatuan di Era Digital melalui Informasi yang Bertanggung Jawab." Forum tersebut akan membahas pentingnya literasi digital, upaya menangkal penyebaran hoaks, serta penguatan etika jurnalistik dan tanggung jawab bermedia di tengah derasnya arus informasi yang berkembang melalui berbagai platform digital.
Sementara itu, Sekretaris Pokja JUDES, Eko Widodo menyatakan, bahwa seluruh kegiatan yang disusun bukan sekadar perlombaan tahunan, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antar sesama jurnalis dan pegawai Sekretariat DPRD Surabaya.
"Berbagai lomba dan forum diskusi ini kami siapkan agar rekan-rekan jurnalis yang bertugas semakin kompak, mempererat kebersamaan, sekaligus ikut memeriahkan Dirgahayu RI ke 81. Kegiatan ini juga menjadi refleksi semangat juang teman-teman, baik sebagai awak media maupun sebagai pegawai Sekretariat DPRD, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka kepada masyarakat," katanya.
Dukungan Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri yang melakukan sidak ke Press room. Ia menuturkan, keberadaan Pokja JUDES memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang mampu membangun pemahaman masyarakat mengenai jalannya pemerintahan daerah. Tidak lupa, ia juga mengingatkan terus membangun kekompakan Judes .
"Harapan saya yang paling penting adalah tetap kompak, terus memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat untuk menjaga Kota Surabaya. Warga harus memahami keberadaan teman-teman jurnalis sebagai bagian yang ikut menyampaikan informasi tentang tujuan bersama dalam penyelenggaraan pemerintahan," katanya.
Ia menambahkan, peran media tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga membangun optimisme publik terhadap pembangunan kota. Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan insan pers akan memperkuat terwujudnya Surabaya sebagai kota yang inklusif dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Surabaya harus terus menjadi kota yang inklusif. Pemahaman masyarakat mengenai tujuan pembangunan harus dibangun bersama, sehingga Surabaya menjadi kota yang lebih baik, lebih tenang, serta layak menjadi hunian bagi semua golongan dan kelompok," pungkasnya.
Editor : Ali Topan