x
x

BULOG Dorong Mahasiswa Berperan Strategis Membangun Ekosistem Wirausaha Berbasis Ketahanan Pangan

JATIMKINI.COM, Perum BULOG terus mendorong keterlibatan generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis pangan yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Campus Preneur BULOG untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa sekaligus membuka peluang lahirnya pelaku usaha baru di sektor pangan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Studentpreneur Bootcamp 2026 yang diselenggarakan UMM melalui Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Hall GKB IV UMM.

Acara tersebut mengangkat tema “Entrepreneurial Mindset and Business Networking: Strategi Mengelola Bisnis Berkelanjutan”, kegiatan tersebut menghadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. sebagai pembicara utama, didampingi Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han.

Kehadiran Menteri Pertanian dan Direktur Utama Perum BULOG disambut oleh Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si. bersama jajaran pimpinan universitas serta para mahasiswa peserta Studentpreneur Bootcamp 2026.

Dalam sambutannya, Rektor UMM menyampaikan bahwa Studentpreneur Bootcamp menjadi sarana strategis untuk membangun pola pikir kewirausahaan mahasiswa agar mampu menjawab berbagai tantangan masa depan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pada sesi pemaparan, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, serta terus melahirkan inovasi. Menurutnya, sektor pertanian dan pangan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan oleh generasi muda, mulai dari produksi, pengolahan, distribusi, pemasaran, hingga hilirisasi produk pangan.

Menteri Pertanian juga memaparkan berbagai capaian pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, termasuk peningkatan produksi beras dalam negeri serta penguatan Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola oleh Perum BULOG.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kalau ingin menjadi pengusaha yang sukses, harus berani bermimpi besar, bekerja lebih keras, terus belajar, dan menciptakan inovasi. Dengan potensi jutaan mahasiswa Muhammadiyah di Indonesia, saya optimistis akan lahir banyak entrepreneur muda yang mampu memperkuat hilirisasi pertanian dan ketahanan pangan nasional,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. mengatakan, pembangunan ketahanan pangan nasional membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk generasi muda yang memiliki kreativitas, kemampuan adaptasi, serta keberanian dalam membangun usaha.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menghadirkan inovasi dan menciptakan nilai tambah pada berbagai komoditas pangan. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas kewirausahaan agar berbagai gagasan mahasiswa dapat berkembang menjadi model bisnis yang berkelanjutan.

“BULOG tidak hanya menjalankan peran dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari lahirnya generasi muda yang memiliki semangat berwirausaha di sektor pangan. Melalui semangat Campus Preneur BULOG, kami mendorong mahasiswa untuk melihat sektor pangan sebagai peluang usaha yang strategis dan memiliki manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Ahmad Rizal.

Direktur Utama Perum BULOG menambahkan, pengembangan wirausaha muda di sektor pangan perlu diarahkan tidak hanya pada penciptaan produk, tetapi juga pada pemahaman terhadap kualitas, pengolahan, pengemasan, pemasaran, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan rantai pasok.

“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak baru dalam ekosistem pangan nasional. BULOG siap membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi agar inovasi mahasiswa dapat berkembang menjadi usaha yang berdaya saing, memperluas lapangan kerja, serta memberikan nilai tambah bagi produk pangan dalam negeri,” lanjutnya.

Usai kegiatan, Menteri Pertanian bersama Direktur Utama Perum BULOG meninjau tenant usaha mahasiswa yang menampilkan berbagai produk makanan dan minuman hasil pembinaan UMM. Peninjauan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam mengolah potensi pangan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui kegiatan ini, BULOG berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik mengembangkan usaha di sektor pangan, mulai dari produksi, pengolahan, distribusi, hingga pemasaran. Keterlibatan generasi muda tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem UMKM, mendorong hilirisasi pangan, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber: Humas Perum BULOG

Berita Terbaru
Sabtu, 18 Jul 2026 16:49 WIB

JCFF 2026 Pertemukan UMKM & Buyer! Miliaran Dolar Menanti Kopi Indonesia. 

JATIMKINI.COM, Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat perang di Timur Tengah dan Rusia-Ukraina, Jawa Timur justru masih menunjukkan ketangguhan.
Jumat, 17 Jul 2026 23:30 WIB

Transaksi JCFF 2026 Dipatok Lampaui Rp107 Miliar, Kopi & Rempah Jatim Dilirik Pembeli Nigeria hingga China

JATIMKINI.COM, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur kembali menggelar Java Coffee Flavor and Festival (JCFF) 2026 untuk kelima kalinya sejalan dengan
Jumat, 17 Jul 2026 13:24 WIB

Celukan Bawang Disiapkan sebagai Penyeberangan Alternatif Jawa-Bali

Pelindo menyiapkan Pelabuhan Celukan Bawang yang akan terhubung dengan Pelauhan Jangkar sebagai alternatif penyeberangan Jawa-Bali.
Jumat, 17 Jul 2026 09:43 WIB

“Membunuh” Industri Hasil Tembakau Indonesia Bukan Lab Agenda Global

Selama puluhan tahun, globalisasi dianggap sebagai resep pembangunan yang paling benar. Negara-negara berkembang didorong mengikuti aturan yang sama. Kebijakan
Jumat, 17 Jul 2026 09:25 WIB

Sinar Mas Land Buka Klaster Baru di WBM Surabaya, Optimalkan Insentif PPNDTP 

JATIMKINI.COM, Insentif pemerintah berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) dinilai masih menjadi penolong utama sektor properti di tahun
Kamis, 16 Jul 2026 20:46 WIB

Kapitalisme Negara di Simpang Jalan: Antara Mimpi Ekonomi dan Kubangan Rezim Oligarki

Siapkah bangsa ini melanjutkan proyek 'state capitalism' yang super masif, sementara tiang-tiang penegakan hukum kita masih keropos bak anyaman bambu