JATIMKINI.COM, etelah sukses menggelar Gala Premiere di Jakarta, film persembahan Leo Pictures, Jangan Buang Ibu, menyapa penonton Surabaya lewat Gala Premiere di XXI Pakuwon Mall, Kamis (18/6/2026).
Ratusan penonton larut dalam kehangatan drama keluarga yang mengangkat perjuangan seorang ibu di usia senja yang takut dilupakan oleh anak-anak tercinta. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026.
Diproduseri Agung Saputra dan disutradarai Hadrah Daeng Ratu, Jangan Buang Ibu hadir sebagai pengingat kehidupan. Film ini menggambarkan realitas pahit ketika anak tak lagi mampu merawat ibunya sendiri dan harus membawa sang ibu ke panti jompo. Padahal, di masa tumbuh kembang anak, ibu selalu menyempatkan waktu dan tenaga demi mereka.
"Jangan Buang Ibu adalah sebuah kisah yang akan mengajak kita kembali memahami arti cinta, pengorbanan, dan kehadiran seorang ibu dalam hidup kita. Semoga kita juga bisa berefleksi untuk terus bisa memuliakan seorang ibu yang telah melahirkan kita,” ujar produser dan CEO Leo Pictures Agung Saputra.
Jangan Buang Ibu dibintangi oleh Nirina Zubir, Refal Hady, Amanda Manopo, Saputra Kori, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Dwi Sasono, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Farrell Rafisqy, Jared Ali, dan Humaira Jahra. Film ini juga didukung oleh Luna Maya dan Yasmin Napper sebagai produser eksekutif bersama Nur Iman Syafe’i dan Evi Surahmawati.
Film ini telah mendapat sambutan meriah di berbagai kota saat Gala Premiere Jangan Buang Ibu Keliling Indonesia di 20 kota sejak 30 Mei hingga 23 Juni 2026. Setiap kota yang didatangi menyambut dengan hangat sekaligus air mata dari seluruh studio bioskop yang tiketnya terjual habis.
Terobosan baru juga dihadirkan dalam Jangan Buang Ibu dengan membuat pemeran utama Nirina Zubir bertransformasi menjadi seorang ibu berusia 60 tahun. Di film ini, Nirina memerankan karakter Ibu Ristiana. Penonton akan mengikuti kehidupannya saat ia berusia 40 tahun, kemudian 50 tahun, dan usia 60 tahun saat sudah banyak kerutan di wajahnya.
Tampil dengan perubahan signifikan, Nirina mampu menghadirkan sosok ibu yang brilian. Tak hanya transformasi fisik, penonton juga dapat merasakan ketulusannya sebagai seorang ibu yang ikhlas melihat anak-anaknya bertumbuh menjadi pribadi yang berhasil dalam kehidupan.
Nirina Zubir dalam kesempatan Gala Premier di Surabaya mengatakan bahwa dengan kehidupan yang berjalan lebih cepat ini, kita jangan lupa prioritas kita. Jangan sampai merasa bahwa orang tua kita hidup selamanya.
"Kita harus ingat waktu itu terbatas, dan kita tidak tahu kaoan berpisah dengan orang tua, atau bahkan kita duluan. Jadi selagi masih ada waktu, ayo kita gunakan waktu sebaik-baiknya," pesannya.
Menurutnya, film yang diperankannya ini juga menjadi pengingat untuk semua orang bahwa ibu adalah orang yang sangat menunggu anak-anaknya. Ia juga memberikan semangat kepada para perempuan hebat, dan berharap perempuan bisa menghadapi kehidupan dengan senyuman karena Tuhan tidak memberi cobaan yang tidak bisa dihadapi.
"Saya pikir film ini awalnya jadi pesan untuk anak-anak saya supaya ingat mamanya. Malah bukan cuma surat cinta anak saya tapi surat cinta saya untuk ibu saya. Film ini juga challenging, karena make-upnya lama sekali, dan saya memerankan ibu usia 60-70 tahun jadi lumayan eksploratif, jadi saya perlu belajar memerankan sebuah karakter ibu tua dan bagaimana menjadi ibu," tutupnya.
Gala Premiere di Surabaya turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta tokoh nasional Dahlan Iskan. Sebagai bentuk kepedulian, Leo Pictures juga mengajak para oma dan opa dari panti jompo untuk ikut menonton Jangan Buang Ibu. Kehadiran mereka menciptakan ruang hangat, layaknya kunjungan anak dan cucu yang datang untuk menghibur.
Tak hanya menayangkan film yang membuat banyak penonton mengusap air mata, Leo Pictures memberikan Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur kepada para perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari wirausaha, akademisi, kesehatan, hingga bidang sosial.
Editor : Peni Widarti