JATIMKINI.COM, PT Danareksa optimistis mampu menjaga ritme pertumbuhan bisnis di tengah ketidakpastian ekonomi global. Momentum Hari Raya Iduladha 1447 H dimaknai sebagai penguat semangat perusahaan untuk terus tumbuh.
Direktur Utama PT Danareksa, AA Putu Ngurah Wirawan mengatakan, doa dan dukungan masyarakat menjadi energi penting agar perusahaan tetap mampu mencatatkan kinerja positif di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
“Kami mohon doanya agar perusahaan juga bisa tumbuh dan berkembang di tengah situasi yang mungkin kurang kondusif, supaya tetap bisa membukukan laba positif,” ujar Wirawan di sela penyaluran daging kurban ke BAZNAS, Kamis, 28 Mei 2026.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, Danareksa menyalurkan 14 ekor sapi dan 12 ekor kambing untuk kurban. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang menyalurkan 10 ekor sapi dan 10 ekor kambing di Makassar.
Wirawan menegaskan, peningkatan jumlah hewan kurban menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mohon doanya, semoga ke depan dapat meningkatkan kontribusi bagi bangsa dan negara. Tentunya pada tahun mendatang juga bisa tetap berpartisipasi dalam kegiatan kurban yang akan datang,” ungkapnya.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Riset, Pengembangan dan Inovasi BAZNAS, Syafrudin, mengapresiasi kontribusi Danareksa dalam program kurban tahun ini. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada para mustahik atau masyarakat yang berhak.
“Kami saat ini memang tengah konsen pada isu peningkatan gizi bagi mustahik,” kata Syafrudin.
Ia menambahkan, kerja sama antara BAZNAS dan Danareksa juga menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola program sosial yang transparan dan akuntabel. Syafrudin seluruh program BAZNAS diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) serta audit syariah dari Kementerian Agama.
“InsyaAllah semua yang kami laksanakan akan dikerjakan sesuai dengan ketentuan regulasi dan aturan syariah. Karena kami mengedepankan aman syariah, aman regulasi, dan aman NKRI,” katanya.
Editor : Rochman Arief