JATIMKINI.COM, Pengembang properti Pakuwon Group kembali menggelar pameran bertajuk Pakuwon Group Grand Living Festival dengan menggandeng BCA dan Honda untuk menggaet potensi pasar properti di segmen end user.
Expo yang berlangsung 7-10 Mei 2026 di Fashion Atrium Pakuwon Mall Surabaya itu merupakan event pameran ketiga bagi Pakuwon di tahun ini.
Direktur Pakuwon Sutandi Purnomosidi mengatakan, saat ini segmen pasar end user masih sangat potensial di tengah gejolak ekonomi global yang kurang baik. Menurutnya, dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, segmen end user masih tetap membutuhkan hunian/rumah tinggal.
"Jadi sebenarnya saat ini adalah momentum yang tepat untuk beli rumah atau tanah karena harganya lebih murah, bahkan lebih rendah dari saat kondisi Covid. Bahkan developer tidak menaikkan harga untuk saat ini. Namun ke depan harga rumah/tanah pasti akan naik," katanya dalam konferensi pers, Kamis (7/5/2026).
Selain itu, lanjutnya, saat ini segmen investor masih belum ada yang mau masuk berinvestasi di sektor properti. Namun, yang terjadi saat ini 70% orang beli rumah karena memang ada kebutuhan.
"Jadi end user, kita bidik sebagai market kita di expo ini. Dan bagi end user, saat ini adalah puncak-puncaknya untuk beli rumah denhan keuntungan maksimal baik dari segi harga, kemudahan KPR dan bunga yang rendah dari BCA," ucapnya.
Sutandi mengungkapkan, pada pameran November 2025, Pakuwon menargetkan penjualan properti bisa tercapai Rp250 miliar. Namun realisasinya justru mampu mencapai Rp280 miliar dengan dominasi cara pembayaran KPR sebesar 90%.
“Ini bukti bahwa market end user masih ada, banyak yang butuh rumah untuk ditinggali, yang punya rumah pun ada yang mau upgrade ganti rumah lebih besar. Segmen end user di Pakuwon itu berada di range harga rumah Rp2,5 miliar - Rp10 miliar, di segmen ini penjualannya paling kencang,” imbuhnya.
General Marketing Pakuwon, Liliani Harsono menambahkan pada momen expo kali ini, Pakuwon juga menargetkan ada penjualan Rp200 miliar. Seperti target-target Pameran sebelumnya.
“Saat Lebaran lalu kami juga menggelar pameran untuk memfasilitasi orang-orang yang datang ke Surabaya. Mereka banyak dari luar pulau, dan terbukti rata-rata 60% konsumennya repeat buyer,” katanya.
Pada pameran kali ini, lanjut Liliani, pengunjung dapat menikmati proses persetujuan KPR yang lebih cepat dan mudah melalui bank BCA disertai dengan free biaya KPR dan free BPHTB. Selain itu, masih ada cicilan mulai Rp 2 jutaan, DP ringan hanya 5%, free interior, langsung huni, serta free PPN hingga Rp220 juta. Pembeli juga berkesempatan mendapatkan lucky draw harian Logam Mulia dan grandprize Honda Brio.
“Kami sudah siapkan hunian ready stock, siap huni sebanyak 170 unit rumah landed, dan 650 unit apartemen. Semuanya tersebar di Surabaya timur maupun Barat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Vice President of Consumer Loan BCA, Meliani Tjondro mengatakan saat ini merupakan momen terbaik untuk membeli properti karena BCA juga belum menaikkan suku bunga, meski ada kecenderungan kenaikan suku bunga acuan.
“BCA juga memberikan kemudahan KPR dengan tenor sampai 20 tahun untuk seluruh proyek yang dimiliki Pakuwon, baik itu rumah, apartemen, ruko, kavling,” ujarnya.
Marketing Communication Manager Honda Surabaya Center (HSC), Ingelina Aprilliawati menambahkan, dalam expo Pakuwon ini, HSC juga menampilkan produk mobil terbarunya, sekaligus akan menawarkan unit-unit mobil Honda lainnya kepada pengunjung.
“Mobil Honda WR-V masih akan jadi andalan bagi HSC tahun ini, jadi akan kami tampilkan dalam pameran,” tutupnya.
Editor : Peni Widarti