Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, melakukan validasi data kemiskinan yang sudah tertangani.
"Kita berhasil menghapus 2.900 warga miskin," tegas Wali Kota Malang Sutiaji usai Rakorda penanggulangan kemiskinan 2023, Kamis (11/5).
Sejauh ini angka kemiskinan di Kota Malang terus berkurang. Adapun validasi berpatokan pada data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan data terpadu kesejahteraan sosial.
"Sekarang kita validasi yang semestinya dulu kita punya andalan Sam Gepun Dasa (Smart Aplikasi Malang Gerakan Penghimpun Data Berbasis Data Wisma)," katanya.
Sam Gepun Dasa merupakan aplikasi yang menghimpun data dari dasa wiswa atau PKK. Di dalamnya berisi data soal kemiskinan, kesehatan ibu dan anak. Setelah mendapatkan detail data lalu melakukan intervensi program.
Selama rakorda penanggulangan kemiskinan, Sutiaji minta komitmen lurah, camat dan organisasi perangkat daerah memperkuat komitmen mengentaskan kemiskinan. Target yang dipatok sampai akhir RPJMD 2023, yakni angka kemiskinan terus menurun menjadi 3,77ri capaian eksisting 4,37% pada 2022.
Dalam konteks ini, Sutiaji juga mendorong kolaborasi penanganan kemiskinan. Caranya dengan mengembangkan kearifan lokal melalui gotong royong. Sedangkan pelaksanaannya bisa melibatkan masjid dalam penerapan program strategis. (R2)
Editor : Redaksi