x
x

Persoalan Banjir Jadi Perhatian

Hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir di Kota Malang, Jawa Timur. Baru-baru ini genangan terjadi di sejumlah lokasi.

Menurut Kepala BPBD Kota Malang Prayitno, Selasa (2/5), banjir sesuai peta bencana karena kontur wilayah, sistem drainase dan perilaku masyarakat. Dengan cuaca yang ekstrem, lanjutnya, intensitas curah hujan meningkat 20%. Akhirnya, banjir pun melanda.

"Ramalan BMKG menyatakan seharusnya hujan sudah selesai Februari, nyatanya sampai April justru meningkat 20%," tegasnya.

Saat hujan deras, genangan di mana-mana. Bahkan, jalan raya pun tergenang sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Banjir setinggi 10-80 sentimeter melanda sejumlah lokasi di Kota Malang pada Jumat (28/4) lalu. Tingginya curah hujan membuat sungai dan drainase tak mampu menampung peningkatan debit air. Banjir juga merendam rumah-rumah warga. Sejumlah talut sungai juga longsor.

Banjir tersebar di Kecamatan Klojen meliputi Bareng, Comboran dan Raya Langsep. Di Kecamatan Sukun, banjir melanda Jalan Mulyosari, Raya Bandulan, Simpang Sukun Timur, Janti Selatan, Jalan Kemantren dan Kacuk.

Sedangkan banjir di Kecamatan Kedungkandang meliputi Jalan Kolonel Sugiono dan Jalan Muharto. Adapun banjir di Kecamatan Lowokwaru menggenangi Jalan Simpang Gajayana dan Jalan Joyo Tambaksari.

Salah satu biang banjir lantaran drainase tersumbat sampah dan sedimen. Selain itu, daerah aliran sungai kian menyempit selain faktor sedimentasi juga alih fungsi menjadi kawasan terbangun.

Akibatnya, hulu sungai yang semula lebarnya mencapai 70 meter semakin menyempit di hilir menjadi 70 sentimeter. Karena itu, kesadaran bersama untuk memelihara alam menjadi yang utama.

"Sepanjang tahun 2022 terdapat 479 bencana, sebanyak 211 kejadian di antaranya banjir. Dalam sebulan, terjadi 12-13 bencana," katanya.

Untuk itu, BPBD merekomendasikan upaya mitigasi dengan membangun embung atau Rain Storage Infiltration Facility di daerah rawan banjir.

Petugas gerakan angkut sampah dan sedimen harus secara berkala giat menormalisasi drainase di level RT/RW. Selanjutnya, mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. (R2)

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur