x
x

Pemkot Malang Latih Takmir Milenial Melek Digital

Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, melatih para takmir masjid agar melek digital. Tujuannya agar mereka beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital saat ini.

Bimbingan teknis (bimtek) oleh Bagian Kesra dan Kemasyarakatan Pemkot Malang itu bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

"Digitalisasi nanti pengembangannya dengan Kominfo yang berfungsi menyaring informasi," tegas Wali Kota Malang Sutiaji usai menutup pendidikan dan digitalisasi masjid sebagai pusat dakwah dan sosial ekonomi, Rabu (10/5).

Secara teknis, lanjutnya, digitalisasi masjid tersentral dan terhubung dengan Kominfo dalam hal informasi dan komunikasi. Dengan demikian, jangkauan informasi kegiatan masjid nantinya akan semakin luas.

"Yang menikmati dakwah atau objek dahwah itu kan bukan hanya jemaah di masjid. Tetapi jangkauannya lebih luas bila sudah berbasis digital," katanya.

Karena itu, mereka dilatih mendaftarkan masjid di Google Maps, membuat medsos dan web.

[caption id="attachment_6058" align="alignnone" width="300"] Wali Kota Malang Sutiaji bersama takmir masjid se Kota Malang.[/caption]

Selain melek digital, para takmir juga harus tertib administrasi. Dalam artian bisa menyeimbangkan ibadah agar selamat dunia dan akhirat sekaligus menyejahterakan masyarakat di sekeliling masjid.

"Tertib administrasi itu yang bisa menciptakan dan membawa jemaahnya assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat dinia dan akhirat, menyejahterakan masyarakat sekelilingnya," ucapnya.

Implementasinya dengan membangun kesehatan jasmani dan rohani. Dalam konteks ini, instrumennya menyeluruh termasuk sehat secara ekonomi.

Selain itu, takmir didorong segera mengurus sertifikat aset masjid. Status masjid pun diperjelas sehingga fungsinya untuk ibadah juga penguatan literasi, pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan ekonomi dan edukasi.

Di sisi lain, regenerasi takmir diperlukan sehingga pengurus bukan saja berusia tua, melainkan kedepan agar lebih banyak yang berusia muda.

"Generasi kedepan bukan saja tua, akan tetapi juga yang muda. Yang sepuh mengawasi," pungkasnya. (R2)

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur