x
x

Wamendikdasmen Dorong Transformasi Pendidikan Digital untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

JATIMKINI.COM, Transformasi pendidikan digital ditegaskan sebagai kunci utama menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. 

Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, MA, saat memberikan kuliah umum di Fakultas Pendidikan, Komunikasi dan Sains (FPKS) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura).

Kuliah umum bertajuk “Deep Learning dan Transformasi Pendidikan Digital Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut digelar di At-Tauhid Tower Umsura lantai 13, dan dihadiri Rektor Umsura Dr. Mundakir, jajaran wakil rektor, anggota Badan Pembina Harian, serta dosen dan mahasiswa FPKS.

Dalam pemaparannya, Fajar menegaskan bahwa pemerintah saat ini menaruh perhatian besar pada percepatan transformasi pendidikan digital, terutama untuk memastikan kesetaraan akses pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pemerintah serius menghadirkan kesetaraan akses pendidikan. Transformasi pendidikan digital menjadi jalan untuk memperkecil kesenjangan kualitas pembelajaran antardaerah,” ujar Fajar.

Ia mencontohkan pengalamannya saat berkunjung ke Flores dan Papua Barat. Di wilayah tersebut, pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti Interactive Flat Panel (IFP) mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan partisipatif.

Menurutnya, untuk menyukseskan transformasi pendidikan digital, pemerintah menjalankan tiga agenda strategis secara paralel. 

Pertama, penguatan infrastruktur fisik dan digital sekolah. Pada 2025, sebanyak 16 ribu sekolah rusak berat dan sedang telah mulai diperbaiki. Sementara pada 2026, pemerintah menargetkan perbaikan terhadap 60 ribu sekolah.

“Selain fisik, penguatan infrastruktur digital juga kami percepat. Tahun ini bantuan Interactive Flat Panel dilipatgandakan sebagai bagian dari transformasi pembelajaran digital,” jelasnya.

Agenda kedua adalah peningkatan kualitas guru. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SMA dan SMK masih menunjukkan capaian literasi dan sains yang belum memuaskan. Salah satu faktor utamanya adalah kualitas guru yang belum merata.

Karena itu, pemerintah akan memperketat seleksi guru, mempercepat sertifikasi, serta memberikan beasiswa bagi guru yang belum berkualifikasi S1 dan D4 melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Setelah lulus, guru akan melanjutkan ke Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Transformasi pendidikan digital tidak akan berhasil tanpa guru yang berkualitas dan adaptif terhadap teknologi,” tegas Fajar.

Agenda ketiga menyangkut kepemimpinan kepala sekolah. Menurutnya, sekolah yang berkualitas hampir selalu ditopang oleh kepala sekolah dengan kepemimpinan kuat dan visioner.

Menurutnya, kepala sekolah menentukan apakah sekolah menjadi organisasi pembelajar atau tidak. Mereka harus mampu membangun ekosistem belajar yang adaptif terhadap perubahan,” katanya.

Pada dasarnya, transformasi pendidikan digital bukan sekadar penggunaan teknologi di kelas. Pendekatan deep learning dihadirkan untuk mengubah paradigma pembelajaran dari sekadar hafalan menjadi pemahaman yang mendalam.

Berita Terbaru
Selasa, 13 Jan 2026 10:39 WIB

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Laporkan Program Kerja PBMI 2026 ke Menpora

Ketua Umum PBMI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melaporkan program kerja Muaythai 2026 kepada Menpora sebagai persiapan menuju SEA Games Malaysia 2027.
Senin, 12 Jan 2026 17:26 WIB

Keluhkan Relokasi RPh, Paguyuban Jagal Pengiriman Datangi DPRD Surabaya ‎

Ratusan massa aksi tergabung Paguyuban Jagal dan Pedagang Daging Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian
Senin, 12 Jan 2026 12:44 WIB

Arus Penumpang Tanjung Perak Naik Tipis, Makassar-Lombok Rute Favorit

Angkutan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak ditopang rute Makassar dan Lombok yang mendominasi lebih dari 20 persen dari total penumpang.
Senin, 12 Jan 2026 09:15 WIB

PDI Perjuangan Perkuat Konsolidasi Bareng Rakyat di HUT ke-53

HUT ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, disiplin partai, dan keberpihakan pada rakyat.
Minggu, 11 Jan 2026 15:14 WIB

Sumbang 24 Emas SEA Games 2025, Unesa Tegaskan sebagai Rumah Para Juara

Mahasiswi S-1 FIKK Unesa, Martina Ayu Pratiwi menjadi sorotan setelah mencetak prestasi luar biasa dengan lima emas dan dua perak selama SEA Games 2025 lalu.
Minggu, 11 Jan 2026 14:35 WIB

Mengapa Indonesia Tidak Bisa Neoliberal . APBN 2026, Kedaulatan Energi, dan Jalan Tengah Bernama PPPP

Setiap kali APBN membesar, subsidi dipertahankan, dan negara hadir di sektor energi serta pangan, tudingan lama selalu muncul