JATIMKINI.COM, Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa pascasarjana. Kali ini Prodi S2 Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS) Umsura memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa pascasarjana.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui program pendampingan publikasi ilmiah, yang dirancang khusus untuk membantu mahasiswa menghasilkan luaran akademik berkualitas.
Program ini digagas sebagai respons atas masih besarnya tantangan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa pascasarjana. Ketua Program Studi S2 FPKS Umsura, Dr. Mas’ulah, MA, mengatakan bahwa banyak mahasiswa telah memiliki draf artikel. Namun sejauh ini masih mengalami kendala teknis dan psikologis untuk mempublikasikannya.
“Program ini kami rancang untuk membantu mahasiswa pascasarjana mengatasi berbagai persoalan publikasi, mulai dari penulisan naskah hingga proses submit ke jurnal yang tepat,” ujar Mas’ulah, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, publikasi ilmiah kerap menjadi hambatan dalam penyelesaian studi pascasarjana. Keraguan terhadap kualitas tulisan, kebingungan menentukan jurnal tujuan, hingga minimnya pemahaman teknis pengiriman artikel menjadi persoalan yang sering ditemui.
Melalui Prodi S2 FPKS Umsura, pendampingan publikasi dirancang secara komprehensif dan aplikatif. Tujuannya bukan sekadar membantu mahasiswa lulus tepat waktu, tetapi juga membangun kompetensi akademik yang berkelanjutan.
Dalam implementasinya, Prodi S2 FPKS Umsura menyediakan empat skema pendampingan sesuai kebutuhan mahasiswa. Pertama, konsultasi penulisan artikel ilmiah bagi mahasiswa yang telah memiliki draf, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi struktur, kebaruan penelitian, dan kesesuaian dengan standar jurnal.
Kedua, konsultasi pemilihan jurnal bereputasi. Dosen pendamping membantu mahasiswa menentukan jurnal yang relevan, kredibel, serta sesuai dengan ruang lingkup dan kualitas penelitian yang dihasilkan.
Ketiga, pendampingan proses submit artikel. Program ini menyasar mahasiswa yang belum berpengalaman dalam mengirimkan artikel ke jurnal ilmiah. Pendampingan dilakukan secara langsung, baik daring maupun luring, agar mahasiswa memahami setiap tahapan submit secara utuh.
Keempat, strategi publikasi ilmiah yang bersifat lebih intensif. Selain layanan konsultatif, Prodi S2 FPKS Umsura juga membuka program pelatihan publikasi berbayar yang mencakup strategi menembus jurnal bereputasi, manajemen revisi, hingga komunikasi efektif dengan editor jurnal.
Mas’ulah menegaskan, program pendampingan publikasi ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kuat di lingkungan pascasarjana Umsura.
“Kami ingin mahasiswa tidak lagi takut menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Dengan pendampingan yang tepat, publikasi bukan menjadi momok, melainkan peluang untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan,” katanya.
Melalui program ini, Prodi S2 FPKS Umsura berharap lulusan pascasarjana tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional melalui karya ilmiah yang berkualitas dan bereputasi.
Editor : Rochman Arief