JATIMKINI.COM, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron terus berkeliling Jawa Timur melakukan konsolidasi dengan kader partai berlambang bintang mercy. Terbaru, Herman Khaeron menemui kader di Pasuruan pada akhir pekan lalu.
Pada kesempatan itu, Herman Khaeron berpesan agar seluruh kader menceritakan tentang keberhasilan pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia mengajak seluruh kader untuk terus menyalakan semangat perjuangan politik SBY.
“Begini, kan ada berbagai cara yang kita harus lakukan, karena orang harus tahu apa sih success story Partai Demokrat. Kalau mau success story ya, bagaimana Pak SBY selama 10 tahun memimpin negara ini? Ekonomi stabil, politik, pertahanan, sosial, semuanya berjalan baik,” ujar Herman.
Herman menyebutkan, pada masa pemerintahan Presiden SBY, utang IMF bisa dilunasi dengan lebih cepat dari jadwal.
“Kemudian embargo dicabut dan hubungan internasional terjaga baik. SBY juga menghidupkan ekonomi rakyat, UMKM, koperasi, semua didorong. Ini success story yang bisa diceritakan kepada masyarakat by data,” katanya.
Ia mendorong masa kepemimpinan Presiden ke-6 SBY itu perlu disebarkan sebagai legacy keberhasilan Demokrat.
“Masyarakat harus diberi tahu, bukan untuk membanding-bandingkan, tapi agar tumbuh optimisme bahwa negara ini bisa lebih baik dan lebih makmur. Inilah yang saya sebut gerakan mesin partai,” imbuhnya.
Herman berharap dengan semakin sering menyebarkan cerita sukses, semakin menyakinkan rakyat untuk memiliki Partai Demokrat. Ia mengakui saat ini Demokrat belum bicara soal presiden, namun tugas partai ke depan adalah meyakinkan rakyat bahwa Demokrat adalah pilihan tepat untuk membawa Indonesia menjadi lebih baik.
Menurutnya, Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki masa depan cerah. “Kita punya masa depan. Mas AHY selalu nomor satu dalam pendidikan, peraih Adhi Makayasa di militernya, cum laude di sekolahnya,” imbuhnya.
Ia juga menunjukkan putra sulungg SBY itu mendapat predikat sebagai mentor terbaik. Ini menunjukkan kualitas kepemimpinan yang bisa membawa Demokrat bakal mendapat kepercayaan dari rakyat.
Acara konsolidasi ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai untuk memperkuat struktur dan soliditas kader menjelang Pemilu 2029.
Editor : Rochman Arief