JATIMKINI.COM, Alih-alih menggelar perayaan mewah, Partai Demokrat Jawa Timur memilih cara berbeda dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 yang jatuh pada Selasa (9/10/2025).
Partai berlambang bintang merci itu menggelar sejumlah acara sosial untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.
Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono, menegaskan arah perayaan tahun ini memang sengaja dibuat lebih membumi. Menjadikan momentum HUT bukan sekadar pesta internal partai, melainkan juga ruang berbagi manfaat bagi masyarakat.
“Ulang tahun Demokrat tidak boleh berhenti pada seremoni kader. Lebih penting, masyarakat harus merasakan nilai manfaat,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Agenda yang digelar beragam, mulai dari cek kesehatan gratis, khataman Al-Qur’an sebagai bentuk syukur, hingga santunan untuk 99 anak yatim. Angka 99 sengaja dipilih sebagai simbol doa agar kasih sayang dan rahmat Allah SWT selalu menyertai perjalanan Partai Demokrat.
Puncak acara ditandai prosesi tumpengan yang melibatkan pengurus, kader, hingga masyarakat. Potongan tumpeng pertama menjadi lambang syukur atas kiprah Demokrat selama 24 tahun sekaligus doa agar partai tetap solid, semakin dekat dengan rakyat, serta menatap Pemilu 2029 dengan optimisme.
“Di usia 24 tahun ini, Demokrat harus makin dewasa. Politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tapi jalan pengabdian,” tegas Agung, anggota Komisi D DPRD Jatim tiga periode ini.
Ketua panitia, Eko Nursucahyo, menambahkan rangkaian acara sudah berlangsung sejak pagi. Selain santunan anak yatim, ada juga pembagian 500 paket sembako bagi warga sekitar dan pengemudi ojek online.
Kegiatan dibarengi pengobatan massal lengkap dengan pemeriksaan laboratorium, fisik, hingga pemberian obat-obatan.
“Kami ingin sedikit meringankan beban masyarakat di tengah kondisi sulit. Ini bentuk kepedulian Demokrat,” kata Eko.
Bagi masyarakat, kegiatan sosial ini menghadirkan manfaat. Sebaliknya, bagi kader Demokrat, peringatan ini menjadi pengingat penting: politik sejati lahir dari kepedulian dan kebersamaan.
Editor : Rochman Arief