JATIMKINI.COM, Rapat kerja derah (Rakerda) Partai Demokrat Jawa Timur, 13-14 Agustus di Oakwood Hotel Surabaya menjadi pijakan penting. Dengan mengusung tema “Bersama Pemerintah Satukan Langkah Sejahterakan Rakyat”, Demokrat Jatim terus memperkuat koordinasi internal maupun eksternal.
Dalam hajatan tahunan, partai berlambang Mercy ini juga menyusun strategi dan meneguhkan komitmen pengabdian sosial bagi masyarakat. Sedikitnya 260 peserta menjadi saksi penting kemajuan partai ke depannya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron berharap rakerda partai bisa menghasilkan rumusan program di masing-masing daerah.
“Rakerda ini merumuskan program, baik di masing-masing daerah, maupun program kolaborasi. Oleh karena itu (semua kader) harus hadir,” ujarnya di hadapan 138 pengurus DPD Demokrat Jatim, 114 ketua, sekretaris, dan bendahara dewan pimpinan cabang, di sela membuka acara, Rabu (13/8/2025).
Dia menekankan dalam rakerda ini membahas program yang bermanfaat. “Konteksnya adalah bagaimana menyukseskan pemerintahan, dan berkontribusi kepada rakyat. Ini harus diramu dalam bentuk program yang tentu nanti aspiratif,” ungkapnya.
Herman sempat menyinggung strategi untuk Partai Demokrat ke depan. Ia mencontohkan kelangkaan pupuk, yang perlu direspons partai guna memberi solusi, seperti memberi bantuan pupuk dan operasi pasar guna menekan harga komoditas.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Dardak mengatakan, rakerda partai tahun ini menjadi satu optimisme, bahwa konsolidasi mesin partai berjalan dengan sangat efektif.
“Ini (ibarat) lari maraton, bukan sprint. Kami ingin menjadikannya sebagau kesempatan membangun kebersamaan dari struktur DPP, DPD, DPC, sampai anak cabang di kecamatan, ranting. Bahkan (saya) diberi challenge, sampai anak ranting,” ulas Emil Dardak.
Posisi Demokrat saat ini tengah berada di dalam pemerintahan, baik pusat maupun Jawa Timur. Bagi Emil, posisi ini memberi kesempatan menunjukkan peran dalam membela kepentingan rakyat.
Karena itu, harus diiringi dengan langkah konkret dalam merumuskan proyeksi kerja partai yang fokus pada pengakomodasian kepentingan rakyat.
“Kita mendukung pemerintahan Prabowo, dan di daerah mendukung Bu Khofifah. Tapi dukungan ini harus diiringi dengan perumusan proyeksi kerja yang jelas dalam mengakomodir kepentingan rakyat,” Emil menguraikan.
Terakhir Emil berpesan Rakerda harus bisa menjadi momen untuk merancang strategi partai dalam menghadapi dinamika politik, sekaligus memperkuat jaringan kerja di semua tingkatan.
Editor : Rochman Arief