JATIMKINI.COM, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menorehkan prestasi nasional. Perusahaan subholding pembangkitan milik PLN Group ini meraih enam penghargaan dalam ajang Penghargaan Subroto 2025 yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Hotel Kempinski, Jakarta.
Penghargaan itu mencakup empat bidang strategis: Keselamatan Ketenagalistrikan, Efisiensi Energi, Bioenergi, dan Energi Baru Terbarukan (EBT). Capaian ini menegaskan komitmen PLN NP dalam mendorong transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti kerja keras seluruh insan PLN NP menjaga keselamatan dan efisiensi di seluruh unit pembangkit.
“PLN Nusantara Power akan terus menjadi katalis utama transisi energi di Indonesia,” ujarnya, dalam keterangan resminya.
Ruly menegaskan, PLN NP tidak hanya memproduksi listrik, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Inovasi dan teknologi ramah lingkungan terus dikembangkan untuk mendukung target Net Zero Emission 2060.
Di bidang Keselamatan Ketenagalistrikan, penghargaan diraih unit PLTU Paiton 1, 2, dan 9, PLTGU Muara Karang, dan PLTA Besai. Ketiga unit dinilai berhasil menerapkan standar keselamatan tertinggi dan digitalisasi pemantauan risiko. PLTU Paiton juga memperoleh penghargaan di kategori Bioenergi.
Bidang Efisiensi Energi diraih oleh PLTGU Muara Karang berkat inovasi penghematan bahan bakar dan peningkatan efisiensi turbin gas. Sedangkan di bidang Energi Baru dan Terbarukan, PT Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energi (PMSE) – kolaborasi PLN NP dan Masdar (UAE) – meraih penghargaan atas proyek PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 MWp, yang kini menjadi terbesar di Asia Tenggara.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam sambutannya menegaskan, sektor energi kini diarahkan untuk mempercepat hilirisasi dan transisi energi. “Pemerintah mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan menuju kemandirian energi nasional,” katanya.
PLN NP saat ini mengelola kapasitas pembangkitan lebih dari 18 ribu megawatt (MW) yang mencakup energi batu bara, gas, air, panas bumi, dan EBT. Melalui inovasi dan digitalisasi, PLN NP berkomitmen memperkuat ketenagalistrikan nasional yang tangguh, efisien, dan hijau.
Editor : Rochman Arief