JATIMKINI.COM, Universitas Muhammadiyah Surabaya memiliki komitmen kuat mendukung program sustainable development goals (SDGs) di bidang pendidikan. Komitmen itu ditunjukkan dengan memfasilitas alumni disabilitas baik secara internal maupun eksternal.
Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), Dr., Mundakir S.Kep., Ns., M.Kep., mengaku sudah berkomunikasi dengan unit kampus maupun dengan Pemerintah Kota Surabaya.
“Kami sedang berkoordinasi dengan unit kerja, mungkin bisa memberi kepercayaan kepada teman-teman difabel. Tapi ini butuh proses, ya,” ujar Mundakir, selepas wisuda di Dyandra Convention Hall Surabaya, Sabtu (25/10/2025).
Namun demikian, pihaknya juga perlu mengkaji dan berkoordinasi dengan internal agar tidak asal comot.
Kampus di kawasan Surabaya Timur ini terus berkomitmen dengan implementasi SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan sektor pendidikan.
Untuk urusan eksternal, Mundakir berjanji akan koordinasi dengan Pemkot Surabaya agar alumni mendapat kesempatan berkarya sebagai ASN. “Prestasi seperti ini pernah terjadi, di mana alumni difabel kami mendapat kepercayaan Pak Eri Cahyadi (Wali Kota Surabaya) untuk berkarya di pemkot,” lanjut Mundakir.
Bagi UMSurabaya, menjalankan SDGs bukan perkara janji. Setidaknya satu komitmen di bidang pendidikan sudah dijalankan. Salah satunya Bonifacius David Hendrawan yang disodori beasiswa melanjutkan ke jenjang S2.
Wisudawan difabel non-muslim ini menjadi satu dari ratusan wisudawan terbaik UMSurabaya. Ia menyelesaikan kuliah program studi Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan IPK 3,68 dengan status cumlaude.
Terpisah, Bonifacius David Hendrawan, mengaku berterima kasih atas apresiasi dari UMSurabaya. Pihaknya tidak menduga bisa diterima dengan baik di kampus Islam, meski latar belakangnya non-muslim.
“Terus terang saya masih ingin melanjutkan sekolah lagi, nanti akan berkoordinasi dengan pihak kampus terkait beasiswa S2,” ujar David didampingi ibunya, Ina Rostiana Ari Nugrahani.
Komitmen terhadap pendidikan berkelanjutan bukan perkara coretan di atas kertas. UMSurabaya akan berkomitmen guna memperjuangkan mimpi besar mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tingggi. Termasuk David.
Editor : Rochman Arief