x
x

Pemudik Bergerak Tinggalkan Kota Malang

Kepadatan arus lalu lintas mulai terlihat sejalan dengan pergerakan pemudik menuju luar wilayah Kota Malang, Jawa Timur. Di waktu bersamaan, pemudik yang memasuki Malang memadati pusat kota.

"Kami memantau kepadatan lalu lintas terutama di pusat kota. Warga memadati pusat perbelanjaan di Ramayana," tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang R Widjaja Saleh Putra, Selasa (18/4).

Ia menyatakan penerapan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan dan kemacetan lalu lintas bila diperlukan akan berkoordinasi dengan kepolisian.

"Ada kemungkinan nanti, tapi kita sekarang belum memikirkan rekayasa lalu lintas. Bila diperlukan, barier di sejumlah titik akan dibuka," katanya.

Saat ini, arus mudik mulai bergerak ke luar Malang. Hal itu terpantau di stasiun kereta api Kota Baru dan terminal bus Arjosari. Meningkatnya arus mudik itu berbarengan dengan libur kuliah berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta pada Senin (17/4).

Pantauan arus mudik di Malang terbilang aman dan lancar. Tidak ada kejadian menonjol seperti laporan kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas pada pemudik.

Baca juga :

Dishub Kota Malang Operasi Parkir LiarDishub Jatim Inspeksi Bus Angkutan Lebaran

Sementara itu lonjakan penumpang bus terjadi di terminal Arjosari.

"Penumpang landai tapi arus mudik sudah terlihat," ujar Koordinator Terminal Bus Arjosari, Malang, Hadi Supeno.

Hadi menjelaskan lonjakan penumpang keberangkatan bus lebih besar ketimbang kedatangan. Armada bus antarkota dalam provinsi (AKAP) pada 9 April lalu hanya 39 unit membawa 481 penumpang.

Akan tetapi pada Senin (17/4) sebanyak 59 unit mengangkut 955 penumpang ke berbagai daerah. Pemudik dengan tujuan Surabaya, Gresik, Blitar, Probolinggo, Semarang, Jakarta dan Bali.

Demikian juga bus antarkota dalam provinsi (AKDP) membawa penumpang 4.396 orang dengan kenaikan 20%-24% ketimbang hari sebelumnya.

Sedangkan kedatangan bus AKAP membawa 483 penumpang dan bus AKDP mengangkut 1.910 penumpang dengan kenaikan penumpang sebesar 50% dibanding hari sebelumnya.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur