x
x

Scenteventure 2025 Ajak Menjelajahi Dunia Aroma Parfum Indonesia

JATIMKINI.COM, Selama 10 hari  dari tanggal 31 Oktober hingga 9 November 2025  Sicher Ecosystem, akan hadir dalam perhelatan Scenteventure 2025 yakni bazaar parfum  Indonesia yang bertajuk “The Ultimate Fragrance Playground” di Main Atrium Senayan Park (SPARK), Jakarta.

Marketing Communication Supervisor Senayan Park, Nathasya Ariyani dalam keterangan resminya mengatakan, Scenteventure 2025 bukan sekadar bazaar parfum, ini adalah experiential event yang mengajak publik dari berbagai usia untuk menjelajahi dunia aroma secara interaktif.

Nathasya menjelaskan, bahwa Sceneventure menghadirkan lebih dari 20 pembicara dan panelis, termasuk Farras Agung (Indische Artisan), Syasi Cooper (Essentia Tritunggal), Dr. Irdika Mansur (Indonesian Essential Oil Council), Erick Chua (Mulia Aroma Indonesia), Sentot AS (Master Oud Distiller), dan banyak nama besar lain dari dunia fragrance, distillation, dan aromatherapy. Para pembicara akan tampil dalam berbagai sesi, mulai dari keynote talk, fireside chat, hingga creation lab mentoring  dengan tema yang membahas inovasi parfum, keberlanjutan bahan baku, serta masa depan industri wewangian Indonesia.

“Selama hari kerja, Sceneventure menggelar program edukatif seperti workshop parfum, reed diffuser, dan scented candle, serta podcast stage yang merekam kisah inspiratif para aromapreneur. Melalui inisiatif Road to Sceneventure, acara ini juga bekerja sama dengan sekolah, universitas, dan komunitas untuk memperkenalkan dunia parfum kepada generasi muda dan calon wirausaha aroma Indonesia, “ terang Nathasya

Nathasya mengungkapkan, bahwa perhelatan Sceneventure akan  menargetkan lebih dari 500 formula parfum tercipta selama acara berlangsung, dengan partisipasi ratusan peserta tiap harinya. KPI utama acara mencakup validasi formula, okupansi workshop, konversi tiket early-bird, serta keterlibatan publik melalui platform digital. Tenant dan brand parfum dapat bergabung melalui booth di area utama dengan ukuran mulai dari 2x2,5m hingga 3x2,5m, lengkap dengan fasilitas listrik dan signage estetis. Penyelenggara mendorong praktik ramah lingkungan, tanpa penggunaan kantong plastik sekali pakai atau materi digital print berbahan flexy.

Disisi lain para pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan, di antaranya: Blending Bar: meracik parfum eksklusif 30 ml dari lebih dari 300 bahan baku (RawMat) dengan panduan perfumer. Blend & Win Challenge kompetisi kreatif “Ramu Aromamu, Raih Hadiah Jutaan Rupiah!” yang membuka kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan bakat perfumery mereka.

“Game Interaktif seperti Blind Note Hunt, Accord Relay, dan Smell & Tell, yang mengasah ketajaman penciuman sekaligus menghadirkan keseruan edukatif. Talkshow dan Workshop yang menampilkan para pelaku industri parfum lokal dan internasional,” pungkasnya.

Berita Terbaru
Selasa, 21 Okt 2025 11:37 WIB

Pelindo Tutup Program Pelindo Mengajar 2025 di Surabaya

Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa menutup rangkaian Pelindo Mengajar 2025 di SMP Hang Tuah 4 Surabaya.
Senin, 20 Okt 2025 18:16 WIB

Elastic Open 2025 Ajang Pembinaan Atlet Muda

Elastic Gym Club berhasil menjadi juara umum pada 5th Elastic Open Gymnastics Competition, sebagai sarana ajang pembibitan.
Senin, 20 Okt 2025 09:49 WIB

Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

Pemerintah terus memperluas pemerataan akses listrik PT PLN (Persero) di seluruh pelosok negeri. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Kementerian Energi dan
Senin, 20 Okt 2025 08:12 WIB

Hadirkan Kuliner Nusantara Berlebel Halal, Pandawa Terus Perkuat Resep Makanan

JATIMKINI.COM, Restoran Pandawa terus berkomitmen untuk memperkenalkan kuliner Nusantara
Senin, 20 Okt 2025 06:22 WIB

Balai Pemuda Surabaya Sebagai Ajang Perhelatan Hari Santri Nasional 2025

JATIMIKINI.COM, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya sukses menggelar Malam Puncak Hajatan Nusantara di Balai Pemuda Surabaya
Sabtu, 18 Okt 2025 19:32 WIB

Kesulitan Penuhi Modal Inti, 9 BPR di Jatim Jadi Perhatian OJK

JATIMKINI.COM, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur mencatat ada sekitar 33 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang masih belum memenuhi syarat modal