x
x

Bernostalgia Lebih Erat di Kayutangan Heritage

Wali Kota Malang Sutiaji optimistis Kampung Heritage Kayutangan menjadi destinasi unggulan wisata terfavorit. Pasalnya, seluruh komponennya komplet dan pembangunan terus berlanjut melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Sutiaji mengungkapkan hal itu bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat mendampingi tim penilai Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, Sabtu (15/4). Tim penilai dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sedang mengunjungi Kayutangan terkait ADWI.

"Tim mengecek tiga komponen dasar sarana prasarana," tegas Sutiaji.

Tim mengecek kebenaran data yang dikirimkan sesuai fakta di lapangan. Termasuk melihat daya ungkit Kayutangan dalam menumbuhkan pariwisata dan perekonomian warga. Selain itu, mereka juga mendata animo pengunjung, produk oleh-oleh, homestay, toilet dan promosi.

Bahkan, Kayutangan Heritage memiliki daya tarik dari sisi sejarah, yakni wisata tempo dulu. Lingkungan yang bersih dan warga yang ramah membuat nyaman wisatawan saat berkunjung.

[caption id="attachment_5722" align="alignnone" width="300"] Suasana Kampung Kayutangan Heritaga, Kota Malang, Jawa Timur.[/caption]

Kawasan setempat juga tertib, apalagi Pemkot Malang terus merawat Kayutangan bersama masyarakat secara berkelanjutan. Wisatawan mancanegara sengaja datang ke Kayutangan untuk bernostalgia dan menikmati wisata berbasis kampung. Adapun jumlah kunjungan wisata mencapai 30.000 per bulan.

"Membuat wisata di pusat kota berbasis pembangunan dengan partisipasi masyarakat itu tidak mudah. Di Kayutangan, semua komponen masuk semua," kata Sutiaji.

Baca juga :

Kota Malang Sambut Pemudik dan WisatawanPariwisata Kota Malang Semakin Atraktif

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menambahkan, penjurian ADWI di Kayutangan memasuki 75 besar setelah tim menilai 4.573 kampung wisata di Indonesia. Setelah lolos, Kayutangan heritage akan berada di deretan 10 besar dan terfavorit.

Disporapar akan meramaikan kawasan dengan menggelar berbagai even pada Mei nanti. Saat Idul Fitri, warga merayakan Riyayan Nang Kayutangan (Lebaran di kayutangan).

Pada Mei 2023 akan ada festival bakso, fesyen daur ulang, pencak dor dan pagelaran musik.

Sementara itu Ketua RW Kayutangan Yunar Mulya mengatakan perekonomian tumbuh dari manfaat sadar wisata. Saat ini, warga didorong membuat berbagai produk untuk oleh-oleh yang lebih beragam sehingga lebih banyak wisatawan masuk di koridor dalam kampung.

"Pengunjung pada hari biasa sekitar 30 ribu orang. Dari jumlah itu pasti ada yang masuk ke dalam kampung, bukan hanya di korodor luar," ucapnya.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur