Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, menggelar operasi gabungan mengatasi persoalan parkir biang kemacetan. Operasi gabungan bersama TNI dan Polri itu bernama Operasi Tertib Parkir (Tepak).
"Target kami selain penindakan juga melakukan pendekatan persuasif pada juru parkir dan pengendara agar mereka disiplin," tegas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Drs. R. Widjaja Saleh Putra, Rabu (6/4).
Adapun target operasi di jalan protokol yang tujuannya membangun kesadaran bersama. Menurut dia, tapak secara leksikal merupakan bekas jejak yang ditinggalkan. Akan tetapi dalam Bahasa Jawa bermakna tepat, cocok atau pas.
"Lewat operasi ini harapannya secara niatan cocok dengan aspirasi masyarakat terhadap parkir yang makin baik. Dalam prosesnya secara proporsional, kami melakukan edukasi dan penindakan," katanya.
Operasi Tepak ini menyisir sekitar Terminal Arjosari, fly over Arjosari, Jalan Pattimura, Jalan Trunojoyo, Jalan Sultan Agung, Pasar Besar dan Jalan Merdeka.
Penindakan dengan menggembok kendaraan roda empat yang parkir menyalahi ketentuan. Petugas menindak empat kendaraan di Jalan Pattimura, tiga kendaraan di Jalan Arjuno, dua kendaraan di Jalan Merdeka dan satu kendaraan di Jalan Trunojoyo.
"Kita rencanakan gelar sepuluh hari operasi sampai 20 April ini. Kami ajak semua pihak untuk makin tertib. Jukir juga mohon melayani masyarakat dengan baik dan sesuai ketentuan. Kalau semua tertib, insyaallah lalu lintas lancar, Ramadan juga berkah," pungkas Widjaja.
Editor : Redaksi