x
x

Sensasi Sarapan Piknik Menikmati Panorama Kaldera Gunung Bromo

Hari masih pagi saat wisatawan baru saja turun usai menikmati matahari terbit di Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (10/3).

Citra Ambarsari pun cepat bertindak. Siswa kelas XI SMAN 1 Sukapura, Probolinggo, itu, cekatan menata meja dan bantal duduk luar ruangan lengkap dengan taplak dan hiasan bunga edelweiss.

Setelah di meja tertata peralatan makan, air mineral, puding dan kudapan, ia bergeser ke meja tempat masakan rawon.

Adapun Dewi Kartika sedang menggoreng tempe dan pisang untuk selanjutnya dihidangkan. Tiga orang lainnya melayani masakan soto, minuman kopi dan teh.

Tak begitu lama, pengunjung pun berdatangan. Mereka turun dari mobil jeep usai berkeliling wisata di laut pasir Bromo untuk selanjutnya sarapan. Tempat sarapan itu lesehan sembari menikmati panorama kaldera Bromo yang eksotis. Konsep menerapkan breakfast picnic.

[caption id="attachment_5320" align="alignleft" width="300"] Warga Tengger sedang menyiapkan sarapan berkonsep piknik menyambut kedatangan wisatawan di Gunung Bromo.[/caption]

Citra Ambarsari mengaku mendapatkan berkah setelah pandemi. Putri pasangan Ngarsai dan Mistiani, itu, bekerja paruh waktu jam 06.00-11.00 WIB hanya saat akhir pekan dengan upah Rp50.000-Rp75.000.

"Hasil kerja untuk bayar sekolah dan beli buku. Ayah bekerja melayani jasa kuda wisata dan ibu bertani, tegas Citra.

Sang pemilik usaha breakfast picnic, Gondo Andonosari menjelaskan konsep sarapan dengan model piknik, sarapan di luar ruangan, sudah dikembangkan di hotel berbintang dengan mematok tarif mahal. Karena itu, ia ingin memberikan ruang kepada wisatawan golongan menengah ke bawah untuk bisa menikmati suasana yang sama, tapi dengan harga terjangkau.

"Kami ingin ada usaha terjangkau untuk kelas menengah ke bawah Rp85.000-Rp100.000 paket soto, ayam, rawon. Paket barbeque Rp160.000 dengan daging sapi dan ayam bumbu beserta kuah," ujarnya.

Dengan usaha sarapan berlatar kaldera Bromo, ia meraup pendapatan sedikitnya Rp3 juta per hari.

Dengan hasil itu, ia mempekerjakan 23 orang mulai bagian masak, pengemasan, peralatan, dan pramusaji. Warga lainnya mendapatkan cuan dari jasa mobil jeep, kuda, warung, restoran, penginapan dan hotel. Kaldera Bromo telah memberi berkah bagi warga Tengger dalam meraup rezeki.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur