x
x

Catat Tanggalnya, KAI Luncurkan KA Sancaka Utara New Generation

JATIMKINI.COM, PT Kereta Api Indonesia mengubah stamformasi kereta api (KA) Sancaka Utara. Kereta dengan relasi Surabaya Pasarturi-Solo-Yogyakarta-Cilacap ini mengubah kelas bisnis menjadi kereta ekonomi new generation modifikasi.

Perubahan ini bentuk komitmen PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meningkatkan layanan terbaik menjelang angkutan lebaran 2025.

Sejak beroperasi pada 1 Februari 2025, KA Sancaka Utara memiliki stamformasi empat kelas eksekutif dan empat kelas bisnis dengan kapasitas 456 tempat duduk.

“Mulai 8 Maret 2025 nanti, KA Sancaka Utara akan berganti stamformasi menjadi empat kereta eksekutif dan empat kelas ekonomi new generation dengan kapasitas 488 tempat duduk,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

Luqman menambahkan bahwa KA Sancaka Utara akan menggunakan kereta ekonomi new generation dengan kapasitas 72 tempat duduk dengan captain seat. Tidak hanya itu, kereta ini memiliki kelebihan dari sarana kereta ekonomi.

Sebut saja leg room lebih luas, kursi tipe captain seat dan bisa diatur kemiringannya (reclining), dapat disesuaikan laju KA atau berhadapan (revolving), memiliki public information display system (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu, toilet lebih mewah dengan kloset duduk, dan interior lebih cerah.

Luqman Arif menambahkan, sejak beroperasi kembali di Daop 8 Surabaya, KA Sancaka Utara telah melayani 3.567 pelanggan selama bulan Februari. Sementara jadwal keberangkatan dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 07.00 WIB dan tiba di Stasiun Cilacap pukul 15.58 WIB.

“Hadirnya kereta ekonomi new generation ini merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan pada pelanggan,” Luqman menjelaskan.

Dalam kesempatan ini, Luqman juga menjelaskan pemesanan tiket KA jarak jauh untuk periode masa angkutan lebaran 2025 sudah mencapai 198.380 tiket. Data ini untuk keberangkatan 21 Maret hingga 11 April 2025 dari Daop 8 Surabaya. Selain itu, sebanyak 185.904 pelanggan akan turun di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

Luqman Arif menjelaskan, bahwa pemesanan tiket paling favorit adalah H-3 atau 28 Maret 2025 dengan 19.691 tempat duduk terjual. Sedangkan, untuk arus balik, pelanggan paling banyak memesan H+5 atau 6 April 2025, dengan 11.240 tiket.

Update penumpang untuk angkutan lebaran dari Pasarturi mencapai 107.833 tempat duduk dengan rincian, penumpang naik 55.720 dan 52.113 turun. Sedangkan Surabaya Gubeng mencapai 100.069, dengan rincian penumpang naik 54.114 dan 45.955 turun. Sementara update penumpang di Stasiun Malang mencapai 60.432 dengan jumlah penumpang naik 33.242 dan penumpang turun 27.190.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur