x
x

Pemkot Malang Luncurkan Malpro Percepat UMKM Naik Kelas

Heni Wardhani, pemilik usaha sambal Mama Ni, melayani pembelian perdana lewat aplikasi Malang Beli Produk Lokal (Malpro). Pembeli pertama, yakni Wali Kota Malang Sutiaji. Selanjutnya, diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemkot Malang.

"Setelah Pak Wali Kota Sutiaji berbelanja, lalu Pak Dandung Djulharjanto (Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) belanja Rp165 ribu. Total ada 7 transaksi," tegas Heni, warga Plaosan Permai Estate A-47, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (13/3).

Bagi Heni, menjual produk memanfaatkan aplikasi belanja bukan hal baru. Selama tujuh tahun, ia sudah dagangan di Shopee dan Tokopedia. Produk sambal 23 varian rasa miliknya dijual melayani pesanan. Termasuk di toko oleh-oleh dengan sistem konsinyasi.

Kehadiran aplikasi Malpro menambah ruang pemasaran sehingga UMKM cepat naik kelas. Di aplikasi itu tersedia 165 produk. Konsumen bisa membeli produk sesuai kebutuhan dengan sistem bayar di tempat.

Wali Kota Malang Sutiaji sengaja meluncurkan aplikasi ini guna memperluas pasar sehingga UMKM cepat berkembang. "Ini untuk mengurangi ketebalan gini rasio," tegas Sutiaji usai peluncuran Malpro.

Dengan produk UMKM yang maju dan berkembang, dampaknya menumbuhkan perekonomian warga sehingga gini rasio bisa ditekan.

"Pertumbuhan ekonomi ada percepatan pada ekonomi makro, tetapi tidak imbang dengan pertumbuhan di bawah. Ini tugas kita, solusinya melalui (aplikasi) belanja kita," katanya.

Gini rasio di Kota Malang perlu mendapatkan perhatian karena kesenjangan termasuk tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan memang turun 0,25 persen menjadi 4,37 persen pada 2022 ketimbang tahun 2021 sebesar 4,62 persen. Namun, kesenjangan pendapatan penduduk Kota Malang mengalami kenaikan, yakni tahun 2022 sebesar 0,421 ketimbang tahun 2021 sebesar 0,417. Angka itu yang tertinggi sejak 2018.

Solusinya, UMKM dibantu agar mereka cepat berkembang. Karena itu, Sutiaji menganjurkan para pegawai di lingkungan Pemkot Malang, baik ASN maupun non-ASN memiliki aplikasi Malpro dan belanja produk UMKM lokal.

Sejauh ini, berbagai upaya membantu UMKM terus dilakukan, salah satunya melalui gelaran Malang City Expo 2023 menyusul peluncuran Malpro.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengungkapkan ada 85 ribu UMKM. Adapun yang sudah terkurasi sebanyak 21.128. Sedangkan yang sudah memiliki nomor induk berusaha sebanyak 5.120 UMKM. Pemkot Malang terus memfasilitasi percepatan izin usaha. Termasuk dalam mendapatkan sertifikasi halal.

"UMKM pemilik sertifikasi halal baru sekitar 2 ribu. Kami menargetkan ada tambahan 5 ribu UMKM mengantongi sertifikasi halal pada tahun 2023," ujarnya.

Guna mencapai target itu, lanjutnya, Diskopindag akan merambah rukun warga dan rukun tetangga melibatkan sahabat UMKM.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur