x
x

Keterbatasan Waktu, Kontingen Jatim Cabor Lari Raih Medali Perak di Ajang Peparnas XVII/2024

JATIMKINI.COM, Kontingen Jawa Timur (Jatim) di cabang olahraga (cabor) atlit lari 100 km berhasil meraih medali perak diajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII/2024 Kota Surakarta,Solo, Jawa Tengah

Atlit lari andalan Jatim Ryan Ardha Diarta mengakui, walaupun hanya meraih medali Perak di ajang Peparnas XVII/2024 dirinya merasa bangga  walupun sebenarya targetnya adalah emas.

"Kami mohon maaf dan telah berusaha sekuat tenaga namun tidak memenuhi harapan masyarkat Jatim. Walaupun hanya meraih medali Parak, kami sudah sudah bangga karena keterbatasan waktu serta kurang  mempersiapan diri untuk Peparnas XVII/2024 ini. Selain itu saya, berterima kasih pada keluarga yang sudah mendukung penuh saat saya bertanding" kata Ryan usai berlaga di Stadion R. Maladi, Surakarta, Jateng, Selasa (8/10/2024)

 Kontingin Jatim Cabor lari mampu meraih medali Perak di ajang Peparnas XVII/2024 yang berlasung di Solo, Jateng ( Foto : Jatimkini.com/Ali Topan) Kontingin Jatim Cabor lari mampu meraih medali Perak di ajang Peparnas XVII/2024 yang berlasung di Solo, Jateng ( Foto : Jatimkini.com/Ali Topan)

Sementara itu pelatih atlit lari Jatim,  Nasrullah menjelaskan, untuk cabor lari  kelas T 44 Jatim pihaknya telah menargetkan medali emas. Akan tetapi, anak asuhannya yakni,  Ryan Ardha Diarta dan  Anas Ikhsanul Amal dikawal ketat oleh atlit lari asal Riau, Muhammad Asari dan rekannya Agus Ronico Mendrova sehingga tim asal Jatim mampu meraih medali Parak.

"Atlit Jatim sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa memenangkan lari kelas 100 meter di ajang Peparnas XVII/2024 untuk meraih medali emas. akan tetapi meraka hanya mampu meraih demali perak. Walupun hanya meraih medali Perak, kami sudah bangga dengan mereka," tegas Nasrullah

Dijelaskan Nasrullah kegagalan kontingan Jatim meraih medali emas dikarenakan keterbatasan waktu dan sarana bagi atlit Jatim yang kurang baik. Tim atlit Jatim hanya memanfaatkan waktu kurang 1 bulan untuk berlatih. Padahal kata Nasrullah, atlit membutuhkan waktu sekitar 6 bulan lebih untuk persiapan bertanding.

"kedepan, nantinya kami terus berusaha tampil lebih baik. Namun demikian, kami berharap sarana dan prasarna bagi atlit kita dimana harus dibenahi dengan baik. Harapan kami itu," harap Nasrullah.

Seperti diketahui, kontingen Jatim dicabor lari 100 meter Ryan Ardha Diarta berhasil dengan kecepatan 12,53 detik di susul rekannya  diurutan ke 5 yakni, Anas Ikhsanul Amal  13,30 detik. Sementara tim Riau berhasil rebut medali emas yakni, Muhammad Asari asal Riu 12,40 detik dan Riau Agus Ronico Mendrova dengan kecepatan 13,6 Detik maraih medali Perunggu

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur