x
x

Hari Pelanggan Nasional, PLN Gelar Ragam Aksi Sapa Pelanggan di 3 Wilayah Jawa Timur

JATIMKINI.COM - Masih dalam rangkaian perayaan Hari Pelanggan Nasional (HPN), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan sapa pelanggan di sejumlah daerah di Jawa Timur. 

Kegiatan sapa pelanggan mulai dari customer intimacy di Jember, audiensi dengan kejaksaan di Surabaya hingga talkshow di Situbondo bertujuan untuk menghimpun suara pelanggan demi perbaikan layanan PLN ke depan.

General Manager PLN UID Jatim, Agus Kuswardoyo mengatakan Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum bagi perusahaan-perusahaan termasuk BUMN untuk memberikan apresiasi atas peran konsumen dalam ekonomi dan bisnis.

“Konsumen memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas layanan dan membangun hubungan berkelanjutan dengan konsumen dan stakeholder, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kepuasan konsumen,” papar Agus.

Menyambut baik kehadiran PLN dalam kunjungan Hari Pelanggan Nasional, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Ricky Setiawan Anas mengatakan, pihaknya sangat terbuka dalam kerja sama dengan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surabaya Utara dan siap memberikan dukungan penuh guna memastikan layanan ketenagalistrikan dapat terus berjalan tanpa hambatan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan keandalan pasokan listrik,” ucapnya.

Sementara itu, kegiatan di Jember yang bertajuk Customer Intimacy menggundang para pelanggan eksekutif PLN UP3 Jember yakni pelanggan tegangan menengah dan tinggi, serta para pemangku kepentingan terkait.

Manager PLN UP3 Jember, Alimudin menjelaskan, di wilayahnya memiliki 1 pelanggan tegangan tinggi yaitu PT Semen Imasco Asiatic dengan daya 31,5 MVA dan 152 pelanggan tegangan menengah di berbagai sektor seperti perbankan, rumah sakit, dan industri pangan.

Untuk itu, kata Alimudin, PLN ingin memperkuat hubungan dengan para pelanggan eksekutif dan pemangku kepentingan serta sekaligus memperkenalkan program-program terbaru PLN, seperti Renewable Energy Certificate (REC). 

Pada gelaran talkshow di Situbondo, PLN menghadirkan narasumber diantaranya Manager Unit Layanan (ULP) Bondowoso Yuanito Yoga Pratama, Manager ULP Wonosari Singgih Supramono, dan Team Leader K3L Irsan Hadi Pratama. 

Dalam talkshow tersebut dipaparkan beragam program promo layanan khusus Hari Pelanggan Nasional melalui aplikasi PLN Mobile yang sedang berlangsung. Selain itu, masyarakat juga diminta aktif melaporkan potensi bahaya kelistrikan dan menjaga jarak aman dengan jaringan listrik PLN.

Berita Terbaru
Jumat, 11 Jul 2025 12:07 WIB

Hong Kong Tarik Peluang Kedatangan Wisatawan Indonesia di HKTB Trade & Media Luncheon Surabaya

JATIMKINI.COM, Pemerintah Hong Kong tahun ini tengah membidik kunjungan wisatawan mancanegara secara total mencapai 49 juta wisatawan yang salah satu
Kamis, 10 Jul 2025 18:48 WIB

Layanan Baru TPS Perkuat Jalur Perdagangan ke China Utara

TPS membuka layanan baru di awal semester kedua 2025 dengan mendapat kepercayaan untuk melayani rute Surabaya China Utara.
Kamis, 10 Jul 2025 12:19 WIB

EIGER Junior Kirim 2.000 Tas Sekolah untuk Anak-Anak di Pelosok Indonesia

JATIMKINI.COM, Mengawali Juli 2025, musim liburan sekolah jadi momentum EIGER Junior untuk berkeliling Indonesia. Membawa satu misi khusus, menjelajahi ribuan
Kamis, 10 Jul 2025 10:24 WIB

ASEAN Perkuat Sentralitas dan Solidaritas Menuju Visi 2045 di AMM ke-58 Kuala Lumpur

Sentralitas ASEAN, koordinasi, kolaborasi dan solidaritas antara kebijakan luar negeri dan ekonomi mewujudkan "Visi ASEAN 2045 : Masa Depan Kita Bersama"
Rabu, 09 Jul 2025 19:25 WIB

Sempat Terganggu Pasca Insiden RTG, Layanan TPK Bitung Kembali Normal Sejak Awal Juli

JATIMKINI.COM, PT Pelindo Terminal Petikemas berkomitmen melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja pelayanan peti kemas di TPK Bitung pasca insiden
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit