x
x

Pelaku Usaha Sambut Positif Diskon Biaya Penumpukan Peti Kemas

JATIMKINI.COM, Para pelaku usaha menyambut positif kebijakan pemberian diskon penumpukan peti kemas yang diberikan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) pada masa pembatasan angkutan barang menjelang Idul Fitri 1445 H/2024. Sementara jadwal pembatasan angkutan barang dilakukan mulai 5-16 April 2024.

Angkutan barang non-kebutuhan pokok seperti beras, daging, tepung, minyak, dan lainnya dilarang melintas. Akibatnya barang non-kebutuhan pokok untuk sementara tidak dapat dilakukan pengiriman dan berada di dalam pelabuhan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur Sebastian Wibisono mengatakan pemberian keringanan tersebut disambut positif, di tengah naiknya biaya pengiriman barang (freight cost) akibat kondisi politik maupun ekonomi dunia. Pembatasan angkutan barang berpotensi meningkatkan biaya yang harus dikeluarkan pemilik barang karena biaya penumpukan yang bertambah.

“Kami menyambut positif pemberian diskon hingga 50 persen yang diberikan Pelindo. Adanya diskon ini bisa menghemat sekitar 20 persen dari keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan importir,” kata pria yang akrab disapa Wibisono, Jumat (5/4/2024).

Hal senada disampaikan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) wilayah Jawa Tengah, Budiatmoko. Menurutnya pemberian diskon penumpukan peti kemas sangat bernilai dan berarti bagi para importir.

Adanya pembatasan angkutan barang, pihaknya mengimbau kepada anggota GINSI untuk menunda pengiriman barang dari negara asal ke Indonesia hingga masa pembatasan angkutan barang berakhir agar tidak menumpuk di pelabuhan.

“Jika sudah terlanjur tiba di pelabuhan, kami mengajukan keringanan kepada Pelindo agar mendapat diskon penumpukan peti kemas. Harapan kami ke depan tidak hanya diskon melainkan sekaligus penghapusan tarif progresif selama masa pembatasan angkutan barang,” ungkap Budiatmoko.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan perseroan memberikan keringanan biaya berupa diskon hingga 50 persen atas tagihan jasa penumpukan barang dan peti kemas selama masa pembatasan angkutan barang arus mudik dan balik lebaran tahun 2024. Pemberian diskon berlaku bagi pelayanan bongkar antar pulau dan pelayanan peti kemas impor.

Pemberian diskon juga berlaku untuk penumpukan petikemas pada area container yard (CY) perpanjangan (extended) dan CY lini 2 yang beroperasi dalam satu kawasan terminal, serta Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) yang tidak dapat keluar dari terminal (delivery) karena adanya pembatasan angkutan barang.

“Para pelaku usaha dapat mengajukan ke masing-masing terminal peti kemas yang kami kelola untuk mendapatkan keringanan biaya, tim kami siap membantu proses pengajuan keringanan biaya para pelanggan setia kami,” ungkap Widyaswendra.

Lebih lanjut, Widyaswendra menegaskan bahwa pelayanan terminal peti kemas tetap beroperasi normal sepanjang libur dan cuti bersama Idul Fitri 1445 H /2024. Pelayanan bongkar muat peti kemas dari kapal ke lapangan penumpukan dan sebaliknya tetap sesuai jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus logistik di pelabuhan yang menjadi tanggung jawab kami, dengan harapan agar distribusi logistik tetap berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.

Berita Terbaru
Rabu, 01 Okt 2025 18:46 WIB

The Palace Jeweler Pamerkan Karya Terbaik di Ajang Bridestory Market 2025

The Palace Jeweler memamerkan koleksi terbaik pada Bridestory Market di ICE BSD Tangerang, apa saja?
Rabu, 01 Okt 2025 12:07 WIB

UMKM Surabaya Dapat Bekal Pelatihan SEO & AI di Rumah Literasi Digital

Teknologi yang terus berkembang menjadi concern bagi RLD untuk menularkan pelatihan SEO dan AI kepada pelaku UMKM di Surabaya.
Rabu, 01 Okt 2025 10:56 WIB

Merdeka Gold Resources Mulai Penambangan Awal di Proyek Emas Pani

MGR mulai melakukan penambangan perdana di Proyek Emas Pani pada awal Oktober 2025.
Selasa, 30 Sep 2025 15:50 WIB

Surabaya Hadapi Defisit, Pemkot Andalkan Inovasi Hadapi Pemangkasan TKD 2026

Pemangkasan dana transfer ke daerah yang mencapai Rp730 miliar memaksa Pemkot Surabaya memyiapkan beberapa langkah
Selasa, 30 Sep 2025 11:00 WIB

Peserta Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K Tembus 3.000 Pelari

JATIMKINI.COM, Kegiatan Bank Jatim JConnect Run Soerabaja 10K sukses digelar pada 28 September 2025, dan diikuti lebih dari 3.000 pelari dari berbagai daerah
Selasa, 30 Sep 2025 10:43 WIB

Bank Jatim dan Sentra Finansial Teknologi Pererat Kerja Sama Melalui Layanan Virtual Account 

JATIMKINI.COM, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bersinergi dengan PT Sentra Finansial Teknologi (SFT) terkait layanan virtual account