x
x

BI Malang: Wartek Inflasi Kota Malang Efektif Kendalikan Harga Pangan

JATIMKINI.COM, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Jawa Timur, menyatakan aktivasi warung tekan inflasi (Wartek) diusahakan tidak merugikan pedagang. Karena itu operasional wartek secara kondisional hanya ketika terjadi kenaikan harga pangan.

"Pelaksanaan Wartek inflasi juga berkelanjutan dengan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkot Malang," tegas Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Febrina, Kamis (14/3).

Febrina menjelaskan strategi pengendalian infasi ini merupakan wujud keterjangkauan harga. Tujuannya untuk menstabilkan harga berbagai kebutuhan pokok.

WarTek inflasi berada di pasar tradisional, yakni Pasar Besar, Pasar Blimbing dan Pasar Dinoyo. Ketiga warung itu sebagai upaya intervensi di pasar saat terjadi kenaikan harga.

Dalam jangka pendek, harga bahan pokok dapat stabil dengan mengendalikan ekspektasi inflasi dari sisi penawaran, yakni pedagang di pasar.

Menurut Febrina, pelaksanaan wartek ini juga didukung dengan kegiatan operasi pasar (OP) murah dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. OP digelar di sejumlah lokasi, di antaranya Kelurahan Merjosari, Bunulrejo, Gadingkasri, Bakalan Krajan, serta kantor Diskopindag Kota Malang.

Penjabat Wali Kota Malang Wahyu Hidayat membuka wartek inflasi dengan menggulirkan BTT Rp1 miliar di awal Ramadan. Wartek inflasi semula di Pasar Blimbing menyusul Pasar Dinoyo dan Pasar Besar Malang.

Sementara itu, Peneliti Senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB-UB) Malang Joko Budi Santoso mengatakan pada triwulan pertama 2024, pemda menghadapi tantangan gejolak harga pangan. Penyebabnya lantaran gangguan suplai akibat produksi menurun imbas El Nino selain negara produsen membatasi ekspor pangan.

Dampaknya terjadi kenaikan sejumlah komoditas pangan saat permintaan meningkat sejak menjelang Ramadan. Sejumlah fakta ini berpengaruh pada tergerusnya daya beli masyarakat.

"Untuk mengatasi situasi ini, tentu jangka pendek pemerintah harus melakukan operasi pasar untuk stabilisasi harga. Situasi ini akan bertahan sampai Idul Fitri," tuturnya.

Berita Terbaru
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan
Selasa, 08 Jul 2025 16:21 WIB

PLN Elektrifikasi 21 Ribu Petani Buah Naga di Banyuwangi, Dorong Ekonomi Kerakyatan

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian berkelanjutan melalui program electrifyin
Selasa, 08 Jul 2025 15:37 WIB

Frank & co., Hadirkan Kemewahan Intim di Tengah Kota Surabaya

Frank & co., membuka gerai kelima di Surabaya, yang mengusung berlian dengan konsep perpaduan keintiman dan kemewahan menyatu.
Selasa, 08 Jul 2025 14:35 WIB

Pelatihan SDM Jadi Kunci TPS Tingkatkan Kinerja Terminal

TPS menjawab tantangan tata kelola pelabuhan melalui pelatihan SDM guna mendorong transformasi terminal bertaraf internasional.
Selasa, 08 Jul 2025 13:17 WIB

Kelompok Mahasiswa 96 UPN Veteran Dampingi RW 5 Pilang Makmur. Tujuaannya Ini

Guna menyiapkan kegiatan Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Surabaya kelompok mahasiwa KKN 96 Universitas Pembanguna Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur