x
x

Mahasiswa UMM Pengabdian Masyarakat Terapkan Kewirausahaan Usia Dini

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, pengabdian masyarakat di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Kelompok mahasiswa Program Pengabdian Masyarakat (PMM) 82 UMM itu membina anak-anak panti asuhan Darul Azhar di Dusun Leses Perum Gpa tentang pembelajaran kewirausahaan usia dini. Mereka juga bermain sambil belajar bersama anak-anak di panti asuhan desa setempat.

"Kami memberikan program kewirausahaan usia dini di Panti Asuhan Darul Azhar Dusun Leses Perum Gpa, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, sejak 13 April 2022," tegas Kordinator Kelompok PMM 82, Widia Sapitri, Sabtu (16/4).

Widia menjelaskan sasaran program sengaja anak-anak usia 5-7 tahun agar mereka mengetahui sejak dini pengetahuan kewirausahaan. Namun, materi disampaikan secara ringan, sederhana, santai dan mudah dipahami sembari bermain. Intinya anak-anak senang dan tertarik dengan materi yang disampaikan para mahasiswa.

"Jika anak-anak sudah mengenal pengetahuan berwirausaha sendiri, mereka dapat membantu perekonomian keluarga," katanya.

Dengan materi kewirausahaan usia dini, lanjutnya, kelak diharapkan bisa meningkatkan minat anak dalam berwirausaha. Termasuk melahirkan wirausahawan muda di desa setempat yang mandiri sehingga mereka bisa membantu keluarga dan masyarakat.

Menurut Widia, program ini penting guna mengajarkan kemandirian kepada anak-anak. Mahasiswa juga memberikan pembelajaran kepada anak-anak tentang materi keinginan dan kebutuhan untuk memperluas pemikiran mereka. Tujuannya agar anak-anak bisa berhemat, membangun mental dan bakat berwirausaha sejak usia dini.

Program pengabdian masyarakat para mahasiswa UMM bersama PMM gelombang 4 kelompok 82 ini dibina oleh Bapak Tri Wahyu Oktaviandi Se.,M.SA. Adapun anggota PMM 82 mayoritas dari Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM.

"PMM 82 tidak mengajarkan teori saja tetapi juga melakukan praktik kewirausahaan seperti membuat cemilan sosis dan kentang goreng untuk dijadikan bahan jualan mereka," pungkasnya.

Berita Terbaru
Rabu, 09 Jul 2025 16:01 WIB

Produksi Melimpah Tapi Perut Rakyat Masih Keroncongan

Dibalik gegap gempita pernyataan pemerintah mengenai keberhasilan sektor pangan nasional, muncul satu ironi yang menggigit
Rabu, 09 Jul 2025 13:36 WIB

Bertepatan Pembukaan Fortasi, SMAMX Beri Reward Siswa Peraih Medali Porprov IX Jatim

Kepala SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya resmi memberikan penghargaan dan apresiasi pada 23 siswa peraih medali ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) IX
Rabu, 09 Jul 2025 13:32 WIB

PTPN I Regional 5 Beri Bantuan Infrastruktur Pendidikan untuk Yayasan Yatim Kepodang Mandiri Sidoarjo

JATIMKINI.COM, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan masyarakat sekitar, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 memberikan bantuan Tanggung
Rabu, 09 Jul 2025 13:26 WIB

Perkembangan Pasar Modal: Stabil tapi Rawan

Perkembangan pasar modal dalam negeri masih resilien meski dihadapkan dengan sejumlah indikator global, yang bisa membawa dampak besar.
Selasa, 08 Jul 2025 19:58 WIB

Kadin Jatim Sebut Tarif Impor AS 32% Justru Bikin Peluang Besar Ekspor Tekstil

JATIMKINI.COM, Kebijakan tarif impor sebesar 32% yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap produk dari berbagai negara Asia menciptakan
Selasa, 08 Jul 2025 18:06 WIB

Problem Pendidikan, SDN Sepi Peminat

Di tengah mimpi besar menuju Indonesia Emas 2045, negeri ini justru dihantui fenomena penuh tanda tanya, mengapa Sekolah Dasar Negeri makin ditinggalkan