JATIMKINI.COM, Pertumbuhan media massa saat ini didominasi oleh transformasi besar-besaran dari media konvensional (cetak dan televisi) menuju era media digital berbasis internet. Seiring pertumbuhan ini, media terus beradaptasi di tengah disrupsi kecerdasan artifisial (AI) tetapi tetap menjaga kepercayaan publik.
Hal itu diungkapkan langsung Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur, Lutfil Hakim saat menghadiri ajang Radar Surabaya Awards 2026 di Surabaya kemarin
Baca juga: Ketua JMSI Jatim Minta Pengurus JMSI Banyuwangi Harus Independen. Reaksi Bupati Banyuwangi Begini
Lutfil Hakim mangungkapkan, saat ini industri pers memiliki tantangan cukup tinggi seiring perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi yang lebih cepat
Menurutnya, peralihan konsumsi media ke platform digital membuat perusahaan pers harus berkompetisi dengan berbagai platform digital yang turut menyerap perhatian publik serta belanja iklan
Lebih lanjut Lutfil Hakim mengatakan, saat ini media juga dihadapkan pada tantangan baru berupa algoritma platform digital yang mengubah pola konsumsi informasi masyarakat.
Intinya, kata pria asa Jember ini, media harus berinovasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip jurnalistik.
"Media sekarang langsung berhadapan dengan AI, langsung berhadapan dengan algoritma. Yang paling penting adalah bagaimana mampu melakukan adaptasi terhadap perubahan dan mampu menjaga kepercayaan publik," tegasnya
Disisi lain Lutfil Hakim juga menyoroti semakin kuatnya pengaruh kreator konten dan podcast saat ini yang mampu menjangkau audiens dalam jumlah besar meski tidak memiliki sistem kerja jurnalistik sebagaimana perusahaan pers.
“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi industry media arus utama untuk terus menghadirkan informasi yang kredibel dan berkualitas,” ujar
Menanggapi Radar Surabaya Awards 2026 Lutfil Haklim secara tegas menyatakan, dirinya mengapresiasikan langkah Radar Surabaya sebagai perusahaan media yang bertahan lebih dari 25 tahun.
Baca juga: Hasil Diskusi Ketua PWI Jatim. Bakorwil Malang Bangun Nerasi Menuju Kawasan Malang Megapolitan
Menurutnya, usia tersebut menjadi bukti kemampuan media dalam menghadapi berbagai dinamika, mulai dari perubahan politik nasional, krisis ekonomi, transformasi media dari cetak ke digital, hingga pandemi Covid-19.
"Kalau ada media bisa bertahan sampai 25 tahun seperti ini, saya kira ini sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa Radar Surabaya mampu menghadapi perubahan-perubahan yang dahsyat," pungkas Lutfil Hakim yang dinobatkan sebagai Tokoh Pers dari Jawa Timur ini
Baca juga: PWI Jatim Resmi Lepas Rombongan Wartawan Jalankan Ibadah Haji 2026
Editor : Ali Topan