JATIMKINI.COM, PT Pelabuhan Indonesia meyiapkan Pelabuhan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng, Bali sebagai hub penyeberangan Jawa Timur-Bali. Pelabuhan ini akan terhubung dengan Pelabuhan Jangkar di Situbondo, sebagai alternatif jalur penyeberangan.
Kesiapan ini tercermin dari rapat koordinasi yang melibatkan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; dan Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/7/2026).
Baca juga: Arus Peti Kemas Pelindo Capai 6,42 Juta TEUs, Sinyal Positif Ekonomi Nasional
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah tengah menyiapkan optimalisasi pelabuhan alternatif penyeberangan Jawa–Bali.
“Pengembangan lintasan penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar merupakan salah satu upaya untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak seluruhnya terpusat di Ketapang–Gilimanuk,” ujar Dudy, dikutip Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, kehadiran rute Celukang Bawang-Jangkar sebagai alternatif penyeberangan pada saat jalur utama Ketapang – Gilimanuk macet parah. Terutama saat liburan sekolah, Natal dan tahun baru, serta Hari Raya Idulfitri.
Saat ini yang tengah disiapkan adalah koordinasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator pelabuhan, hingga operator penyeberangan.
Baca juga: Si Paling Transum, Program PDS Dukung Pemanfaatan Transportasi Umum
Selain itu, penyeberangan alternatif ini bisa mendukung perekonomian di bidang transportasi maupun perdagangan antarpulau.
Sementara itu, Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar menegaskan kesiapan Pelindo mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai bagian dari penguatan konektivitas penyeberangan Jawa-Bali.
“Kami mendukung kebijakan pemerintah dalam mengoptimalkan Pelabuhan Celukan Bawang, sebagai alternatif penyeberangan menuju Pelabuhan Jangkar. Langkah ini ini bisa memperluas pilihan layanan sekaligus mengurangi beban lalu lintas lintasan Ketapang–Gilimanuk,” ujar Achmad.
Baca juga: Pelindo Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru
Optimalisasi Pelabuhan Celukan Bawang berpotensi memperkuat konektivitas transportasi dan logistik di kawasan Bali bagian utara. Adanya distribusi kendaraan dan barang yang lebih merata, pengembangan lintasan tersebut dapat mendukung kelancaran mobilitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemprov Jatim, Pemprov Bali, serta para pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi dan memastikan kebutuhan kesiapan infrastrukturnya,” ujar Achmad memungkasi.
Koordinasi lintas entitas ini diharapkan segera mewujudkan penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, kelancaran pelayanan, dan manfaat bagi masyarakat.
Editor : Rochman Arief