JATIMKINI.COM, Rocket stove menjadi solusi pengelolaan sampah ramah lingkungan yang diperkenalkan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN T) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo di Kabupaten Sidoarjo atau Umsida.
Teknologi tepat guna ini dirancang untuk menghasilkan proses pembakaran yang lebih sempurna, mengurangi asap dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Baca juga: Lewat Desain Tim KKNT UPN Jatim Ajak Pelaku UMKM Naik Kelas
Program tersebut diterapkan oleh KKN Terpadu Kelompok 18 di Desa Simpang, Kecamatan Prambon, serta KKN Terpadu Kelompok 24 di Desa Mindugading, Kecamatan Tarik.
Berbeda dengan pembakaran sampah secara konvensional, rocket stove menggunakan sistem sirkulasi udara yang dirancang melalui teknologi J-tube. Desain tersebut memungkinkan aliran udara masuk dari bawah tungku. Hasilnya, proses pembakaran bisa lebih optimal.
Koordinator pembangunan rocket stove KKN Terpadu Kelompok 18, Ihwan Goddard Chusmintyo, mengatakan inovasi ini lahir setelah timnya melakukan pemetaan persoalan lingkungan di Desa Simpang.
Mereka menemukan praktik pembakaran sampah terbuka masih sering dilakukan warga dan menimbulkan asap pekat yang berpotensi mengganggu kesehatan.
“Kami melihat perlunya sistem pembakaran yang lebih aman, sehingga tidak mengganggu kenyamanan maupun kesehatan Masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Selain Perkuat Produk UMKM Semolowaru. Tim KKNT UPN Veteran Jatim Beri Pelatihan Strategi Pemesaran
Menurut Ihwan, desain J-tube membuat pembakaran limbah biomassa maupun sampah kering berlangsung secara vertikal dengan suhu yang lebih tinggi. Kondisi ini menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna sekaligus menekan produksi asap.
“Melalui desain ini, aliran udara dari bawah mampu mengoptimalkan pembakaran sampah kering maupun limbah biomassa, agar asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit,” jelasnya.
Konsep serupa juga diterapkan KKN Terpadu Kelompok 24 melalui Program PILAR (Pilah Sampah, Lingkungan Asri dan Rapi) di Desa Mindugading. Pembangunan rocket stove dilakukan secara gotong royong bersama Karang Taruna Dusun Gading sebagai upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Ketua KKN Terpadu Kelompok 24, Khoirul Anam, mengatakan pembangunan rocket stove mampu menghadirkan fasilitas baru, sekaligus menjadi media edukasi. Di sini masyarakat didorong semakin peduli terhadap pengelolaan lingkungan.
Baca juga: Warga Semolowaru Sambut Antusis Inovasi Alat Sampah Karya Mahasiswa UPN Veteran Jatim
“Program ini dirancang untuk mendorong kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” katanya.
Rocket stove pertama dibangun di Dusun Gading berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah desa dan warga. Ke depan, mahasiswa juga merencanakan pembangunan unit berikutnya di Dusun Mindu agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Program ini mendapat dukungan masyarakat setempat. Warga bersama Karang Taruna terlibat dalam proses pembangunan, mulai dari menyiapkan material hingga menyusun konstruksi tungku.
Editor : Rochman Arief