JATIMKINI.COM, Ratusan anak-anak hingga orang dewasa berjejal dan sesekali berbisik-bisik. Mereka adalah peserta dan pendamping peserta Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) yang digelar Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Sabtu (4/10/2025).
Peserta ini akan menjadi yang terbaik di beberapa kategori yang meliputi, MTQ (Musabaqoh Tilawatil Qur’an), MHQ (Musabaqoh Hifdzil Qur’an), Pildacil (Pemilihan Dai Cilik), Lomba Qiroatil Kutub, Kaligrafi Islami, Imam Sholat, Muadzin, Syarhil Qur’an, hingga Lomba Defile, dengan mengusung tema“Sportif, Berprestasi, dan Berkemajuan”.
Baca juga: PW Muhammadiyah Jatim Segera Investigasi Kelayakan Gedung Sekolah dan Pesantren
“Ini salah satu cara kami, bagaimana membantu karakter dan memberikan paparan yang baik kepada anak-anak kita,” kata Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur, Prof., Dr., Sukadiono, M.M., dijumpai di ruang rapat rektorat lantai 12 gedung At Tauhid, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Muhammadiyah Jatim menyambut positif apa yang sudah dijalankan Majelis Tabligh dalam dua tahun terakhir. Pihaknya mendorong kegiatan ini bisa mengakar kuat di derah hingga menjadi agenda nasional.
Tak luput Sukadiono menyitir QS. Al-Mujadilah ayat 11. “Yarfa’illahu alladzina amanu minkum walladzina utul ‘ilma. Jadi, pendidikan Muhammadiyah tidak sekadar aspek intelektual, tetapi juga moral dan akhlak,” jelasnya menegaskan.
Baca juga: Demokrat Jatim Hadirkan Dukungan Moral bagi Santri Al Khoziny
Sebanyak 600 peserta yang mengikuti FASHMU tidak asal berangkat. Mereka terlebih dahulu melewati seleksi di tingkat kota-kabupaten, baik di bawah pendidikan persyarikatan maupun sekolah milik pemerintah hingga swasta.
Abdul Basit, Ketua Majelis Tabglih PW Muhammadiyah Jatim, menegaskan pendidikan di persyarikatan yang bisa dibilang kompleks dalam hal mencerdaskan anak bangsa.
“Seperti yan disampaikan Prof., Suko, generasi Muhammadiyah telah berkontribusi di negeri ini, dan nantinya tinggal menyesuaikan kebutuhan. FASHMU ini bagian dari persiapan menyiapkan generasi yang lebih baik,” ujar Basit.
Baca juga: Komik Digital Reforest: Cara UMSurabaya Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Adapun Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Faturrakhman Kamal berharap ajang ini bisa menjadi agenda nasional. Daya gedor dari Jawa Timur, menurutnya, bisa menjadi magnet bagi persyarikatan guna melahirkan generasi berakhlak dan berlandaskan islami.
Pujian serupa juga disampaikan Rektor UMSurabaya, Dr., Mundakir usai pembukaan FASHMU. Baginya, sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga di bawah payung Muhammadiyah Jatim menjadi bagian integral dakwah maupun pendidikan. “Pada akhirnya, hari ini kami bersama-sama memajukan pendidikan di segala lini,” ujarnya memungkasi.
Editor : Rochman Arief