JATIMKINI.COM, Unjukrasa yang dilakukan solidaritas masyarakat sipil dan pengemudi ojek online (ojol) di depan Gedung Negara Grahadi, di Surabaya Jumat (29/8/2025) sebagian unjuk rasa alami gangguan mata akibat Riot Control Agents atau gas air mata yang dilakukan aparat keamanan saat mengamankan unjuk rasa
Medis !, Medis !, Medis cepat ! kalimat yang lontar olah satu pengujukrasa saat menolong salah satunya rekannya alami kesakitan dimatanya akibat gas air mata aparat. Tim medis langsung melakukan pertolongan pada korban gas air dengan membasah air dimuka korban. Tujuannya, untuk meringankan kesakitan (perih ) dimatanya.
Baca juga: Ketika Mitigasi Risiko Jadi Rutinitas: Cerita Hotel di Jantung Aksi Massa Surabaya
“Pedih dan sesak nafas saya terkana gas air mata aparat,” ujar korban gas air mata ini.
Dari pantauan Jatimkini.com lokasi kejadian seorang ibu paruh baya jadi korban gas air mata sehingga alami kesakitan dan sesak nafas akibat gas air mata ini. Selanjutnya, tim medis langsung melakukan pertolongan pada korban.
“Tanang bu, Tenang bu. Apakah ibu sesak nafas ? Ayo bu, cuci muka dengan air yang banyak agar hilang pedihnya,’ ucap Tim medis
Baca juga: Demonstran Pati Hidupkan Spirit Wong Samin
“Saya sesak dan pedih dimata, tolong selamatkan saya sesak sekali,” ujar korban.
Seperti diketahui, solidaritas masyarakat sipil dan pengemudi ojek online (ojol) melakukan aksi dan mencoba merangsek masuk ke area dalam Grahadi dan melakukan pelemparan kearah petugas kepolisian yang menjaga unjuk rasa itu
Baca juga: Wartawan di Kota Malang Demo Tolak Revisi UU Penyiaran
Editor : Ali Topan