JATIMKINI.COM, Seorang petugas keamanan Bank BNI kantor cabang Surabaya, Kudori (38) warga Tanggulangin, Sidoarjo jadi korban pemukulan oleh oknum unjuk rasa di gedung negara Grahadi Surabaya, Jumat (29/8/2025)
Kudori menceritakan, dirinya diduga sebagai aparat keamanan (intel )yang menyamar orang sipil. Saat itu pula, salah satu oknum unjuk rasa meneriakan sebagai intel. Akibat salah sasar ini, dirinya alami sakit dikepala akibat dipukul batu paving.
“Beruntung saya gunakan helm saat dipukul, jika tidak entah apa yang terjadi. Mereka saya dikira intel dari aparat kepoliasian. Padahal saya sudah berteriak bahwa saya seorang Satpam tapi mereka tidak percaya,” kata Kudori pada Jatimkini.com
Kudori mengungkapkan, dengan kejadian ini, dirinya menjadi trauma dan takut pulang karena takut terjadi lagi pengeroyokan lagi oleh oknum unjukrasa. Padahal, malam ini dirinya harus mengantar surat dokuman
“Dengan kejadian ini, tugas saya terganggu untuk antarkan surat dokumen. Sementara keluarga saya sudah merasa kuatir dengan kondisi saya saat ini,” ujarnya.
Hingga saat ini Kudori masih berlindung di gedung Graha PWI Jawa Timur guna menghindari kejaran dari oknum unjuk rasa
Editor : Ali Topan