Inisiatif MCC Bawa Kota Malang Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri

jatimkini.com

Spirit Kota Malang, Jawa Timur, menjadi Silicon Valley seperti diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji kian menguat dan diakui secara nasional. Kali ini, kota pendidikan menerima penghargaan kategori Pusat Edukasi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam ajang Inovasi Membangun Negeri 2023 di TV One, Jakarta, Sabtu (25/2).

Adapun Silicon Valley merujuk seperti kawasan berbasis teknologi di Amerika Serikat. Sutiaji yang sejak awal menjabat Wali Kota Malang pada 2018 memiliki banyak ide lalu dituangkan dalam visi Kota Malang Bermartabat.

Gagasan tertuang pada kebijakan menyatu dalam the Future of Malang, yaitu Malang City of Heritage, Malang Creative, Malang Service, Malang 4.0, Malang Halal, dan Malang Nyaman.

Sedangkan Kota Malang yang memiliki potensi lebih dari 60 perguruan tinggi berperan penting melahirkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas.

Para insan pendidikan pun berperan aktif dalam mengembangkan 17 subsektor ekraf.

"Potensi yang luar biasa ini menjadi kekuatan dan akan terus dikuatkan untuk mengarah pada sektor ekonomi kreatif," tegas Sutiaji.

Sampai kini, kemajuan ekraf telah memberdayakan masyarakat. Mereka mengembangkan produk merambah pasar berbagai negara.

"Saya temukan ada seorang yang terlihat menganggur tapi ternyata punya 160 karyawan yang produknya dipasarkan hingga luar negeri," katanya.

Karena itu ekraf bakal terus dikembangkan dan diperkuat. Malang Creative Center (MCC) pun menjadi rumah bersama untuk pelaku ekraf dan UMKM berfungai sebagai wadah inkubasi ekonomi.

Sebab, MCC lahir dari aspirasi bottom up yang menunjukkan bahwa Kota Malang tak hanya mengandalkan konsep top down saja dalam melaksanakan pembangunan.

Di tempat itu, mereka memperkuat kolaborasi guna menumbuhkan perekonomian. Saat ini, sekitar 300 UMKM dan pelaku ekraf berkantor di MCC. Pengusaha dari Inggris, Australia dan Polandia siap membeli produk-produk lokal Kota Malang.

Guna meningkatkan SDM berkualitas, Pemkot Malang menyusun kurikulum ekraf melibatkan 16 perguruan tinggi. Termasuk memperkuat kerja sama dengan Provinsi Jawa Timur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian BUMN, dan Kementerian Koperasi dan UMKM.

Menurut Sutiaji, Kota Malang yang dibangun menjadi sebuah destinasi wisata kreatif juga didesain untuk mencetak insan kreatif yang makin berdaya.

"Kami mengembangkan MCC bukan hanya untuk Kota Malang saja, tapi tujuannya untuk membangun sistem ekonomi kreatif yang baik. Dari Malang untuk Indonesia dan dunia," tuturnya.

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru