Indosat (IOH) Berhasil Raih Sertifikasi Efisiensi Manajemen Energi

jatimkini.com
Proses akreditasi sertifikasi ISO 50001:2018 atas penerapan efisiensi Sistem Manajemen Energi (EnMS), dan peningkatan kinerja energi berkelanjutan. Foto : IOH for Jatimkini

JATIMKINI.COM, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berhasil mendapatkan akreditasi sertifikasi ISO 50001:2018 atas penerapan efisiensi Sistem Manajemen Energi (EnMS), dan peningkatan kinerja energi yang berkelanjutan. 

President Director and Chief Executive Officer IOH Vikram Sinha, mengatakan pencapaian ini menjadikan Indosat sebagai operator telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menerima sertifikasi tersebut sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk meminimalisir dampak lingkungan lewat keunggulan operasional yang berkelanjutan.

Baca juga: INSPIRE Career Week 2025 : Indosat Bekali Talenta Muda Hadapi Era Digital di UNAIR

“Akreditasi ini merupakan salah satu tonggak penting perjalanan tanpa akhir kami dalam memberdayakan Indonesia khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien. Lewat sertifikasi ini, kami berharap dapat memaksimalkan upaya berkelanjutan kami dalam mendukung agenda transformasi digital di Indonesia,” ujarnya dalam rilis, Kamis (1/2/2024).

Vikram menambahkan, keberhasilan mendapatkan sertifikasi ISO 50001:2018 tersebut mencerminkan dedikasi Manajemen Indosat terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan, tidak hanya unggul dalam industri telekomunikasi Tanah Air, tetapi juga menegaskan sikap proaktif Indosat dalam berkontribusi pada upaya konservasi energi global.

Adapun ISO 50001:2018 merupakan standar internasional yang diberikan oleh UAY Audit UK Limited, anggota IRQAO (International Register of Quality Assessed Organizations), yang merupakan lembaga sertifikasi yang memberikan penilaian terhadap sistem manajemen energi. Proses audit yang telah dilaksanakan, menambah kredibilitas Indosat dalam pemanfaatan energi dalam operasional bisnisnya secara efisien dan berkelanjutan.

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (EBTKE) 2022, konsumsi energi di Indonesia mencapai 3.067.653.600 Gjoule atau setara 852.126 GWh. 

Upaya penghematan melalui konservasi energi ini mencapai 56.098.914 Gjoule setara 15.583 GWh, atau sekitar 2ri total konsumsi energi dengan penurunan emisi sebesar 8,5 juta tCO2e. 

Baca juga: Upgrade Hidup Bukan Cuma Paket Data, Indosat sudah Jawab Tantangan

“Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien, Indosat turut meningkatkan kapasitasnya dalam menjaga aspek lingkungan dengan memenuhi standar internasional dalam setiap kegiatan operasional bisnisnya,” imbuhnya.

 

 

Baca juga: Simple, Next Level, Cara IOH Ubah Wajah Pascabayar Lewat IM3 Platinum

 

 

 

Editor : Peni Widarti

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru