Diskopindag Kota Malang Lanjutkan Tren Positif Tekan Inflasi

jatimkini.com
Kepala Disperindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi. Foto : Jatimkini/Bagus Suryo

JATIMKINI.COM, Toko tekan inflasi mbois ilakes Kota Malang, Jawa Timur, bakal diteruskan dengan memperluas di pasar lainnya guna melanjutkan tren positif menekan inflasi. Nantinya, Diskopindag akan menambah toko di Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo menjual bahan pokok dengan harga lebih murah.

Sebelumnya, Pemkot Malang sudah membuat tiga pasar, yaitu di Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing dan Pasar Besar. Modal membuka tiga toko itu dari anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) Rp2 miliar.

Baca juga: Kontingen Kota Malang di Cabor Cricket Berhasil Bawa Pulang 5 Medali Emas Porprov IX 2025

Namun, belakangan, toko itu tutup. Padahal, keberadaan toko signifikan menekan inflasi pada Desember 2023 di angka 0,22ripada Oktober 0,26n November 0,40%.

Baca juga: Penurunan Harga Komoditas Hortikultura Picu Deflasi Jatim -0,34%

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi, Kamis (18/1), menyatakan toko bakal dipertahankan dan diteruskan mengingat manfaatnya ampuh untuk stabilisasi harga pangan.

Karena itu, lanjutnya, toko yang tutup akan segera di buka lagi. Bahkan, toko tekan inflasi mbois ilakes akan diperluas di pasar lainnya menjual beras, cabai, bawang merah, bawang putih, gula dan minyak goreng.

Baca juga: Hadirkan Konsep Baru, Bolu Malang Singosari Grand Opening Omah Singosari di Kayutangan

“Rencana di pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo,” ungkapnya.

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru