x
x

Wali Kota Malang Sutiaji Dorong Produk UMKM Mendunia

Minggu, 06 Agu 2023 17:50 WIB

Reporter : Bagus Suryo

JATIMKINI, Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan UMKM harus mendunia sehingga produk-produk lokal bisa go internasional. Perluasan pasar sejalan meningkatkan kualitas dan kuantitas produk.

“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Kota Malang patut kita syukuri. Yang perlu kita cermati, peluang bagi sektor-sektor lain untuk tumbuh,” tegasnya.

Karena itu, kebijakan digulirkan secara berkelanjutan agar UMKM naik kelas. Jaringan diperluas merambah lokapasar sampai ekspor. Dengan begitu, pasar bukan saja lokal, melainkan merambah berbagai negara. Saat ini, negara tujuan ekspor merambah Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Australia dan Tiongkok. Bahkan, produk gim dan aplikasi diminati konsumen Eropa dan Amerika.

Sutiaji mengungkapkan, strategi mendorong go internasional ini sejalan dengan optimalisasi Malang Creative Center (MCC) sebagai pusat inkubasi bisnis dan ekonomi kreatif. Prosesnya dengan berkolaborasi melibatkan dunia usaha dan dunia industri, serta sertifikasi tenaga kerja. Terkait hal itu, Pemkot Malang terus memberikan dukungan dengan mempermudah perizinan melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission/OSS).

Selanjutnya, Pemkot Malang getol menggelar even rutin berskala besar di antaranya Malang City Expo dan Malang 109. Gelaran even-even ini menjadi media branding dan pemasaran bagi para UMKM yang terlibat. Semua itu selaras dengan memperkuat sektor hilir dan peningkatan kualitas produk, sertifikasi halal, penguatan hak intelektual atau hak cipta, edukasi melibatkan komunitas kreatif dalam hal kualitas kemasan produk dan pemasaran.

“Kita benahi perizinannya, kita kuatkan legalitas produknya, Malang kota kreatif, kita bisa fasilitasi packaging dan pola pemasarannya, Kita kan punya kegiatan rutin, kita tampung, kita fasilitasi, di semua tingkat baik lokal, regional dan nasional. Kalau perlu di tingkat internasional, UMKM kita juga harus berpartisipasi,” tuturnya.

Sutiaji menyatakan para pelaku usaha akan lebih berkembang dengan meluaskan jangkauan sampai di tingkat internasional. Produk UMKM yang mendunia selaras dengan pulihnya sektor pariwisata. Wisatawan pun berdatangan ke Kota Malang setelah era pembatasan sosial. Tentu, animo kunjungan wisata memberikan berkah bagi pelaku usaha makanan, minuman dan akomodasi. UMKM berkembang karena produk terserap pasar di antaranya jasa, kriya, fesyen dan olahan makanan.

“Pariwisata kita bagus, animo masyarakat dan wisatawan dengan konsep Heritage Kayutangan bisa diterima. Okupansi hotel naik, ini harus diikuti oleh sektor lain, contohnya ada UMKM, karena ini konsepnya linear dan ada korelasinya,” katanya.

Kini, Diskopindag Kota Malang terus memfasilitasi produk-produk UMKM lokal Kota Malang dalam even berskala internasional. Upaya ini untuk memperluas jaringan pemasaran dan agar mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri.

“Ini bagian dari ikhtiar kita ya, saya sudah minta Diskopindag, cari even internasional, ajak UMKM yang punya produk unggulan, kita kirim ke sana, tujuannya agar bisa dikenal, memperluas pemasarannya, dan yang terpenting UMKM Kota Malang harus bisa go internasional,” tutur Wali Kota akrab disapa tutup Sam Aji.

Editor : Redaksi

LAINNYA